15 Proyek Infrastruktur di Sleman, 13 Done 2 Lainnya On Progress
Jumat, 24 September 2021 07:25 WIB

infrastruktur+PU+Sleman

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Realisasi proyek pekerjaan di DPUPKP Sleman cukup menggembirakan. Dari 15 proyek yang digarap tahun ini, 13 di antaranya sudah selesai dan hampir selesai dikerjakan dan 2 pekerjaan lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Pada Bidang Bina Marga, Dinas PUPKP Sleman, melaksanakan 15 paket yang dikerjakan, 7 di antaranya merupakan peningkatan jalan, 4 paket pemeliharaan dan 4 paket peningkatan jembatan.

Progres fisik pekerjaan sudah 13 proyek selesai, cukup baik. Dari sisi kualitas dan waktu pelaksanaan, pekerjaan tersebut selesai sesuai harapan dan dapat dimanfaatkan masyarakat Sleman untuk mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian saat Pandemi Covid19 ini.

“Yang 13 pekerjaan itu semuanya sudah selesai dan hasilnya cukup bagus. Kami apresiasi pelaksana pekerjaan, dan yang tidak kalah penting bahwa semua ini kami lakukan sesuai dengan arahan dari atasan,” tegas Subhan kepada media ini, kemarin.

Lebih jauh dijelaskan, ke-13 paket yang sudah selesai dikerjakan antara lain peningkatan jalan di ruas Ledoksari-Lempong senilai Rp 5,21 miliar, ruas Nandan-Krikilan senilai Rp 3,4 miliar dan ruas Kemusuh-Seyegan senilai Rp 3,4 miliar serta ruas Sumber-Kwayuhan senilai Rp 3,57 miliar.

Berikutnya, ruas Gentan-Gandok senilai Rp 3,6 miliar, ruas Sawahan-Tangkilan senilai Rp3,15 miliar dan ruas Watuadeg-Plosorejo senilai Rp 4,87 miliar. Paket lainnya, ruas Glondong-Tegalrejo senilai Rp 6,25 miliar yang digarap dengan dana DAK, ruas Kalasan-Salakan senilai Rp 3,92 miliar dan ruas Ngangkruk-Babadan senilai Rp 4,54 miliar.

“Ruas jalan ini masih ada lagi di ruas Kentungan-Plemburan, ruas Sanggrahan-Soropadan, dan kompleks Batalyon Infanteri 403” tersebar di 13 Kepanewon Kabupaten Sleman, jelasnya.

Sementara paket jembatan yang digarap tahun ini antara lain jembatan Beji senilai Rp 1,87 miliar, jembatan Pasekan senilai Rp 2,8 miliar, jembatan Rejodani senilai Rp 5,8 miliar dan jembatan Grembyangan lanjutan senilai Rp 10,5 miliar.

“Jembatan Rejodani akhir kontraknya tanggal 25 Desember, sedangkan jembatan Grembyangan tanggal 21 Oktober. Untuk jembatan Pasekan Senin tanggal 27 September sudah gelar aspal,” tambahnya.

Lebih jauh Subhan mengungkapkan, terlaksananya proyek pembangunan  Infrastruktur Jalan dan Jembatan ini sebagai bentuk apresiasi Pemda Sleman atas partisipasi Masyarakat Sleman dalam membayar Pajak.

"Semoga dapat bermanfaat untuk masyarakat Sleman, semua berkat arahan Bupati Sleman. dalam pelaksanaannya secara periodik proyek di pantau langsung oleh Sekda Sleman terkait progres dan kendala di lapangan, "terang Subhan.

Sementara itu, lanju dia, selama berlangsungnya kegiatan pelaksanaan proyek tersebut, Kadis DPUPKP Sleman senantiasa melakukan monitoring baik fisik dan administrasi teknis agar pelaksanaannya sesuai waktu kontrak yg telah ditetapkan.

Baca juga

Penulis : WK 006
Editor : ED-WK02
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News