Bantul Bangun Jaringan Air Bersih dengan DAK Rp 3,3 M
Rabu, 10 Juli 2019 15:21 WIB

Bobot+Ariffi%27+Aidin+Kepala+Dinas+PUPKP+Bantul

BANTUL (wartakonstruksi.com) – Kebutuhan air minum di wilayah Daerah istimewa Yogyakarta tak terkecuali Kabupaten Bantul terus mengalami peningkatan. Karenanya dibutuhkan sistem jaringan penyediaan air minum sebagai hal utama untuk menunjang terpenuhinya penyediaan air minum tersebut.

Di sisi lain, kondisi geografis, topografis dan geologis dan juga aspek sumber daya manusia yang berbeda di setiap wilayah kabupaten Bantul, menyebabkan ketersediaan air baku dan kondisi pelayanan air minum yang berbeda dapat memberikan implikasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berbeda untuk masing- masing wilayah.

Untuk mendukung pelaksanaan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) seperti yang diharapkan, diperlukan suatu penyediaan/pembangunan jaringan air bersih/air minum Perkotaan dan Perdesaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang tinggal di kawasan dan permukiman yang jadi sasaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kabupaten Bantul, Bobot Ariffi Aidin, S.T., M.T mengungkapkan, pembangunan jaringan air bersih memiliki beberapa tujuan, antara lain; meningkatkan kualitas pelayanan penyediaan air minum dengan sistem penyediaan air minum yang baik, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan menghasilkan perencanaan yang akurat untuk sistem penyediaan air minum.

Pembangunan jaringan akan dilakukan dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3,3 miliar lebih yang meliputi DAK Penugasan Rp 2,3 miliar dan DAK Reguler Rp 1,07 miliar. DAK Penugasan akan digunakan untuk membuat jaringan SPAM Sewon, SPAM Dlingo, SRM Kasihan, SR Pamsimas Pleret, SR Pamsimas Pandak, dan SR Pamsimas Imogiri.

“Untuk yang DAK Reguler akan digunakan untuk membangun jaringan SPAM Pandak dan SRM Jetis. Semua digarap tahun ini,” ucap Bobot.

Dijelaskan, selain DAK untuk air minum, Kabupaten Bantul juga menerima DAK Sanitasi sebesar Rp 2,5 miliar. DAK Sanitasi adalah DAK Reguler dengan menu kegiatan Pengembangan dan Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) skala permukiman. Tujuan kegiatannya meliputi penyediaan sarana sanitasi yang layak, dan meningkatkan sumber daya manusia.

Ada lima sasaran kegiatan fisik DAK Sanitasi yang tersebar di 5 kecamatan. Antara lain, pembangunan IPAL Komunal Imogiri, pembangunan IPAL Komunal Kretek, pembangunan IPAL Komunal Pleret, pembangunan IPAL Komunal Srandakan, dan pembangunan IPAL Komunal Piyungan. “Total anggarannya Rp 2,5 miliar.

Sasaran DAK Penugasan

  • SPAM Sewon
  • SPAM Dlingo
  • SRM Kasihan
  • SR Pamsimas Pleret
  • SR Pamsimas Pandak
  • SR Pamsimas Imogiri

Sasaran DAK Reguler

  • SPAM Pandak
  • SRM Jetis

Sasaran DAK Sanitasi

  • Pembangunan IPAL Komunal Imogiri
  • Pembangunan IPAL Komunal Kretek
  • Pembangunan IPAL Komunal Pleret
  • Pembangunan IPAL Komunal Srandakan
  • Pembangunan IPAL Komunal Piyungan

 

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News