Belum Ada Lanskap, Pemanfaatan Gedung Baru Eks Indra Tertunda
Jumat, 05 Juli 2019 03:00 WIB

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Gedung baru eks bioskop Indra yang dibangun tahun lalu belum bisa digunakan tahun ini. Pemanfaatan gedung ini masih terganjal masalah lanskap. Rencananya pekerjaan arsitektur lanskap atau seni taman tersebut akan dituntaskan akhir tahun ini.

Gedung megah yang telah menelan anggaran Danais sekitar Rp 58 miliar itu sedianya akan digunakan pada tahun ini, yang akan diproyeksikan untuk mengatasi parkir roda dua dan sebagai lahan berjualan bagi pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya menggelar lapak di kawasan Malioboro. Selain itu akan berfungsi sebagai garasi untuk gerobak milik PKL.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUP ESDM DIY, Arief Azazi Zein ST M.Eng kepada Warta Konstruksi mengatakan, penundaan penggunaan gedung baru eks bioskop tersohor di eranya tersebut disebabkan karena belum dilengkapi lanskap. 

Baca juga:

Menurutnya, bila penggunaan gedung eks Indra dipaksakan tahun ini, hal tersebut bisa saja dilakukan. Namun, kata dia, pekerjaan lanskap berpotensi akan terganggu dengan aktivitas penggunaan gedung tersebut. Selain pekerjaan arsitektur lanskap, sambung dia, ada juga pekerjaan penataan PKL secara bertahap yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta serta menata pedestrian dan lorong/arcade.

Proses pembangunan pekerjaan lanskap, lanjut Arief, bila tidak ada kendala akan segera dimulai karena pelelangan sudah menghasilkan pemenang. “Pelaksanaan pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir tahun,” jelasnya.

Untuk membangun arsitektur lanskap gedung eks bioskop Indra, Pemda DIY menggelontorkan dana sebesar Rp 3 miliar. Namun setelah dilelang menjadi Rp 2.618.733.534 dan CV. SETIABUDI JAYA PERKASA akan menjadi pelaksana setelah ditetapkan sebagai pemenang tender. D-PS

Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News