FASILITAS AIR SIAP MINUM di MALIOBORO: Hanya 1 Berfungsi, Malah Dipakai Buat Cuci Tangan
Selasa, 03 September 2019 12:14 WIB

Kran+air+siap+minum+di+Malioboro+rusak

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) –Guna memberikan kemudahan masyarakat dalam mengakses air minum, Pemkot Yogyakarta melalui PDAM Tirtamarta menyediakan fasilitas khusus kran air siap minum di kawasan Malioboro. Fasilitas ini sangat membantu namun ternyata banyak digunakan tidak semestinya.

Dari pantauan media ini, fasilitas tersebut tersebar di empat titik, yaitu di depan Hotel Grand Inna, depan Gedung Agung, depan Perpusda, dan di depan kompleks Kepatihan. Sayang kran ini tidak semuanya dalam kondisi baik. Selain rusak kran air digunakan untuk mencuci tangan, menyimpan barang-barang hingga membuang sampah.

Baca juga

Slamet, salah satu penarik becak di sekitar lokasi mengatakan bahwa selama ini masih banyak orang yang menggunakan kran sebagai tempat untuk mencuci tangan. Tapi ada juga yang memanfaatkan kran sesuai fungsinya.

“Saya juga pernah menggunakan untuk minum tapi saya masukkan ke botol. Kalau penjual di sini kebanyakan menggunakan untuk mencuci tangan kalau mau makan,“ ungkap Slamet, kemarin.

{$lg[1]}
Ada 4 fasilitas air siap minum di sepanjang Malioboro, tapi hanya 1 yang berfungsi baik. 3 lainnya dalam kondisi rusak. Foto: Ayunda Anggita Natami

Slamet mengungkapkan, keberadaan kran air siap minum itu cukup membantu. Hanya memang terkadang kran mati dan tidak segera diperbaiki. “Pengelola sering mengecek tapi hanya laporan dan tidak kunjung diperbaiki,“ terangnya.

Faruk, salah satu penjual makanan di dekat kran mengatkan, penjual makanan di sekitar jarang menggunakan kran air siap minum, kran lebih sering digunakan oleh pengunjung. Seperti Slamet, ia mengamini bila kran itu banyak digunakan sebagai tempat mencuci tangan meskipun sudah terdapat keterangan pada kran.

{$lg[1]}
Selain rusak dan kotor, fasilitas air siap minum di Malioboro juga jadi tempat pembuangan sampah. miris. Foto: Ayunda Anggita Natami

Dari empat kran yang ada hanya satu saja yang berfungsi dengan baik, yaitu di depan Hotel Grand Inna. Sedangkan kran air minum lainnya rusak. Beberapa orang menggunakan kran sebagai tempat membuang sampah dan ada pula yang menjadikan kran sebagai tempat meletakan barang – barang, seperti helm dan gelas.

Setyo, salah satu warga yang berada di Jalan Malioboro mengatakan kran air siap minum di sepanjang pusat wisata Yogyakarta itu memang kurang perawatan dan pembersihan secara rutin. “Seharusnya setiap hari ada perawatan rutin,” tambahnya.

Penulis : Ayunda Anggita Natami
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News