Grojogan Watu Purbo: Lagi Ngehits, Akses Jalan Bergelombang dan Bebatuan
Rabu, 12 Februari 2020 04:26 WIB

grojogan+watu+purbo+yang+lagi+ngehits

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Sektor pariwisata masih terus menggeliat. Destinasi wisata baru terus bermunculan dengan beragam keunikannya. Salah satunya Grojogan Watu Purbo yang lagi viral. Destinasi anyar ini sedang hits dan banyak dibicarakan.

Keberadaan obyek wisata yang terletak di Padukuhan Bangunrejo, Merdikorejo, Tempel menambah daftar alternatif destinasi wisata di Yogyakarta, khususnya bagi pecinta wisata alam bebas.

Baca juga

Sarjono, Dukuh Bangunrejo saat ditemui jurnalis media ini mengatakan, Grojogan Watu Purbo memang sedang digandrungi masyarakat. Cukup banyak masyarakat yang datang ke lokasi ini, baik dari sekitar Sleman maupun dari luar daerah.

“Banyak yang datang ke sini setiap harinya. Dari luar daerah juga banyak seperti Sragen, Klaten, Kebumen hingga Tangerang. Mereka tahu tempat ini melalui media sosial,” ucap Sarjono.

Dia menerangkan bahwa tempat ini sudah disosialisaikan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman dan Dinas Kebudayaan. Dibuka pada 11 Januari lalu, tempat ini akan dilaunching secara resmi pada bulan Maret mendatang.

Guna mengakomodir kebutuhan pengunjung sekaligus menjadi bagian penataan, saat ini tengah dibangun pendopo sebagai titik kumpuk, rapat kecil dan sarana berteduh. Ke depan, akan dilakukan perluasan untuk mendukung berbagai aktivitas lain.

“Ke depan akan ada pembongkaran dan perluasan setelah ada masukan dari pengunjung. Nantinya akan dijadikan tempat outbound, ada juga yang ingin senam di tempat ini jadi kita akan lakukan perluasan,” terang dia.

Lebih jauh dijelaskan, dari awal pembangunan dilakukan dengan menggunakan dana desa sebesar Rp 30 juta dan dana swadaya sebesar Rp 21 juta, serta bantuan material berpa konblok, pagar besi dari Dinas Pariwisata DIY dengan besaran sekitar Rp 180 juta.

Selain pendopo sarana lain yang mulai dibangun adalah kamar mandi. Ke depan pembenahan akan terus dilakukan, salah satu yang direncanakan adalah membangun kios untuk pedagang agar lebih tertata.

Saat ini, pihaknya juga sudah mengajukan proposal tempat sampah ke Dinas Lingkungan Hidup. “Akses jalan menuju tempat ini bisa dilalui mobil dan bus tetapi masih sangat belum layak karena bergelombang dan masih bebatuan. Rencana ke depan akan adanya pengaspalan,“ jelasnya.

“Dengan adanya tempat wisata ini sangat menguntungkan bagi warga karena dapat mengurangi pengangguran dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar,” pungkasnya.

Penulis : MG WK003
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News