SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Saat banyak instansi ogah menggelar peringatan hari air dunia dengan alasan Covid-19, tidak begitu dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS SO). Balai yang dikomandoi Dwi Purwantoro ini memperingati hari air dengan menanam 100 bibit pohon.
Seratus bibit pohon yang terdiri dari manggis, jambu biji, mangga dan jambu air akan ditanam di 3 embung yakni embung Imogiri, embung Mororejo dan embung Tambakboyo. Penanaman secara simbolis dilakukan di embung Tambakboyo, Sleman, Senin (22/3/2021).
Baca juga
“Seratus bibit pohon akan ditanam pada tiga embung dalam wilayah kerja kami, yaitu embung Imogiri, embung Mororejo, dan embung Tambakboyo. Bibit yang ditanam terdiri dari bibit pohon manggis, jambu biji, mangga dan jambu air,” kata Dwi.
Menurut Dwi, penanaman pohon adalah pengingat komitmen bersama dalam Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) untuk menggiatkan kembali semangat penghijauan dan penyelamatan air, serta komitmen agenda internasional penanaman satu miliar pohon sampai dengan 2030.
Dia berharap bibit pohon yang ditanam akan memberi manfaat kepada masyarakat sekitar sempadan embung dan membantu dalam pengendalian erosi lereng. Sehingga dapat mengurangi sedimentasi yang masuk ke dalam embung, menaikkan muka air tanah dan meningkatkan fungsi konservasi air pada embung-embung yang sudah dibangun.
Pria yang baru saja menyandang gelar Doktor itu juga mengajak perwakilan masyarakat, komunitas pecinta embung, dan pemerhati lingkungan serta mitra di Dewan Sumber Daya Air (SDA) dan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) untuk bersama-sama merawat bibit-bibit pohon agar tumbuh sehat sehingga menghasilkan buah-buah yang bermanfaat.
Ketua Panitia Peringatan hari air, Suyanto menjelaskan, ada beberapa kegiatan dalam rangka memperingati hari air dunia tahun 2021. Di antaranya talkshow, penanaman pohon, penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BBWS Serayu Opak, Ikatan Pensiunan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (IPPU), dan perwakilan Dukuh Dero sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengelolaan sumber daya air yang terpadu dan berkelanjutan.
“Acara ketiga, webinar nasional full day yang akan dilakukan pada 27 Maret 2021 bekerjasama dengan Sekolah Vokasi UGM dengan tajuk “Temu Guyub Komunitas Gerakan Restorasi Sungai Indonesia”. Acara terakhir, gerakan bersih sungai yang akan dilaksanakan 28 Maret di Kali Adem, Sleman, bersama dengan komunitas dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |