Intervensi Lelang Proyek SDN Bangunrejo 2, JCW: Jaksa Eka Lakukan Trading Influence
Selasa, 11 Februari 2020 08:55 WIB

Pemenang+lelang+SDN+Bangunrejo+2+yang+diintervensi+Eka+Safitra

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) –  Intervensi Jaksa Eka Safitra dalam proses lelang di Kota Yogyakarta ternyata tidak hanya terjadi pada proyek SAH Jl Supomo Cs yang berujung OTT oleh KPK. Jaksa Eka juga disebut mengintervensi lelang proyek pembangunan SDN Bangunrejo 2.

Akibat intervensi itu, lelang pekerjaan dengan HPS Rp 4,49 miliar ini harus diulang. Dan kini sebanyak 81 siswa SDN Bangunrejo 2 Kelurahan Kricak Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta harus menumpang di SDN Bangunrejo 1 Kota Yogyakarta, yang terletak tidak jauh dari SDN Bangunrejo 2 Kota Yogyakarta. 

Baca juga

Mereka harus menunggu bangunan sekolah mereka selesai direnovasi dengan lama waktu pengerjaan 180 hari atau enam bulan ke depan. Artinya, bulan Juli 2020 nanti bangunan sekolah mereka harus sudah jadi dan bertepatan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021.

Dari 81 siswa SDN Bangunrejo 2 Yogyakarta, terdapat 68 siswa penyandang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau penyandang disabilitas.

Pembangunan gedung sekolah terhambat karena gagal lelang. Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW), Baharuddin Kamba menduga hal ini bukan saja intervensi oknum tetapi diduga ada perdagangan pengaruh (Trading Influence) dari seorang jaksa anggota Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta, Eka Safitra pada saat proses lelang Bangunan SDN Bangunrejo 2 Kota Yogyakarta.

Bentuk perdagangan pengaruh dari catatatan JCW adalah fakta persidangan di Pengadilan Tipikor Yogyakarta saat Kepala Seksi Pembangunan Gedung pada DPUPKP Kota Yogyakarta, Fakhrul Nur Cahyanto memberikan keterangan. Ia menyebut bahwa  jaksa Eka Safitra melakukan intervensi terhadap proses penentuan lelang untuk proyek pembangunan SDN Bangunrejo 2 Kota Yogyakarta. akibatnya lelang gagal mendapat pemenang dan harus diulang.

Padahal Kelompok Kerja (Pokja) penyelenggara lelang sudah sepakat bahwa pemenang lelang adalah yang memenuhi persyaratan. Eka sendiri mengusung PT Indo Jaya Konst sebagai jago dan dijanjikan sebagai pemanang lelang. Perusahaan itu berada di urutan kedua.

 “Perdangan pengaruh yang diduga dilakukan oleh jaksa Eka Safitra sangat merugikan.  Dengan adanya perdagangan pengaruh ini membuat para siswa kelas VI SDN Bangunrejo 2 Kota Yogyakarta sempat belajar di pos kamling guna mengisi tambahan belajar menghadapi Ujian Nasional (UN) mendatang,” terang Kamba.

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News