Jembatan Dzikrul Ghofilin: Progres Lebih Cepat 2 Pekan
Selasa, 18 Agustus 2020 08:51 WIB

Jembatan+Dzikrul+Ghofilin+mengalami+progres+lebih+cepat+2+pekan

BANTUL (wartakonstruksi.com) - Proses pembangunan jembatan Dzikrul Ghofilin di Kentolan Lor Guwosari, Pajangan, Kabupaten Bantul mendekati akhir. Progress pembangunan jembatan yang mengalami kerusakan pada 2017 silam, lebih cepat 2 pekan dari jadwal.

Jembatan yang dibangun dengan dana Rp 5,086 miliar sudah berdiri kokoh dan progresnya sudah mencapai 98 persen. Jembatan sudah selesai dilakukan pengaspalan dan sudah bisa dilalui kendaraan.

Baca juga

Pantauan media ini di lokasi masih terlihat para pekerja sedang melakukan beberapa pekerjaan akhir. Sejumlah pekerja sibuk menyelesaikan pembuatan loning, merapikan area pejalan kaki, sebagian lain merapikan bagian bawah di sekitar talud.

Martono, Pelaksana Proyek dari CV. Agus Karya mengatakan, jembatan Dzikrul Ghofilin memiliki panjang 30 meter dan lebar 7,5 meter, serta jalan yang dulunya tidak beraspal kini diaspal. Jembatan ini menjadi penghubung dua wilayah yakni Kasihan dan Pajangan. Ketersediaan jembatan sangat vital karena menjadi jalur evakuasi.

Item pekerjaan pada proyek milik BPBD Kabupaten Bantul itu meliputi pembangunan jembatan, pembuatan talud di dua sisi jembatan, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di dua titik dan pemasangan rambu lalu lintas di 4 titik.

Selain itu, disekitar jembatan dilengkapi dengan alat deteksi dini atau yang disebut dengan early warning system. Alat tersebut ditancapkan permanen disisi barat jembatan dilengkapi dengan baterai tenaga surya.

Sementara itu, pembangunan talud di sisi barat sedikit lebih panjang di bagian hulu. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi luapan air sungai. Pasalnya talud tersebut tepat berada disisi luar tikungan sungai. Sayangnya tidak ada tambahan pengaman berupa bronjong di sisi itu. Padahal keberadaan bronjong tak kalah penting untuk menahan agar talud tidak ambrol diterjang derasnya air.

Ke depan, pemasangan bronjong perlu dipikirkan lagi agar hasil pekerjaan yang digarap dengan dana besar itu tidak mudah rusak.

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News