KLARIFIKASI UII: Lokasi Embung Sudah Ditetapkan Sesuai Dokumen Perencanaan
Rabu, 10 Juli 2019 08:37 WIB

Denah+Embung+UII+Sesuai+DED

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Universitas Islam Indonsia (UII) memastikan bahwa lokasi embung yang akan segera dibangun di area kampus terpadu Jl Kaliurang Km 14,5 oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) sudah ditetapkan. Penetapan lokasi sudah sesuai dengan dokumen perencanaan.

Kepastian itu sekaligus meluruskan berita pada media ini yang ditayangkan pada 3 Juli 2019 dengan judul http://wartakonstruksi.id/anomali-proyek-embung-uii-katanya-baru-proses-perencanaan-kok-sudah-dilelangkan/. Surat klarifikasi sebagai bentuk hak koreksi dari pihak kampus diterima redaksi pada Selasa (9/7/2019) siang.

Dalam surat yang ditandatangani langsung Rektor UII,  Fathul Wahid M.Sc Ph.D, pihak kampus memastikan bahwa lokasi pembangunan embung di area kampus terpadu UII sudah ditetapkan, yakni sebuah embung akan dibangun di sebelah timur Masjid Ulil Albab UII, selatan jembatan. Sedangkan embung lainnya akan dibangun di sebelah Barat GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII, di tepi jalan kampung (Sungai Pelang).

Penetapan kedua lokasi tersebut sudah sesuai dengan dokumen perencanaan (Detail Engineering Design/DED) yang disusun. Proses pembangunan kedua embung dilaksanakan secara bertahap. Pada tahun 2019 dibangun embung di sebelah barat GOR UII terlebih dahulu. Selanjutnya akan diikuti dengan pembangunan embung di timur Masjid Ulil Albab.

“Embung yang tertulis di pemberitaan yang saat ini sedang dalam proses pelelangan berbeda dengan embung yang dimaksud oleh Kabid Humas UII. Yakni embung kecil atau taman air yang telah ada di dalam master plan UII” demikian bunyi pernyataan yang diterima redaksi.

Sementara itu, berkaitan dengan lelang untuk pembangunan embung yang berlokasi di barat GOR UII memang sudah berjalan sejak bulan April dan kini telah memasuki tahap akhir. Penandatanganan kontrak dengan pemenang lelang diharapkan dapat terwujud pada awal bulan Juli sehingga pengerjaan proyek secara fisik dapat dimulai di akhir Juli.

“Tentunya sebelum proyek fisik dimulai, pihak Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) akan berkunjung ke UII untuk melakukan kordinasi terkait teknis pelaksanaan pekerjaan proyek” lanjut pernyataan kampus.

Demikian poin klarifikasi pemberitaan dari UII berkaitan dengan propek pembangunan embung di kampus tersebut yang akan digarap dengan dana sekitar Rp 6 miliar. Berita ini ditayangkan untuk memenuhi ketentuan hak koreksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 03/5K-DP/III/2006).

 

Penulis :
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News