BANTUL (wartakonstruksi.com) - Setelah melalui proses lelang yang alot akhirnya BP2JK hasilkan pemenang lelang pada paket PELEBARAN JALAN YOGYAKARTA - BTS KOTA BANTUL 020. Pasalnya sebelum disanggah dan akhirnya memaksa untuk dilakukan evaluasi ulang, BP2JK telah mengumuman pemenang berbeda pada paket tersebut.
PPK 1.2 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Juniar Perkasa Setia Laksana ST, Kamis(3/10/2019) kepada wartakonstruksi.com mengaku lega pasalnya paket pelebaran jalan Yogya - Batas Kota Bantul sudah hasilkan pemenang dan sudah tanda tangan kontrak. Pemenang berkontraknya CV. Bejo Lumintu.
Baca juga
Sebelumnya, Juniar kepada media ini sempat mengatakan proyek penataan jalan Bantul atau dengan nama paket kegiatan pelebaran jalan Yogyakarta - Batas Kota Bantul akan dimulai pada tanggal 11 September, namun rencana itu gagal sebab ada sanggahan lelang, sehingga rencana tersebut tertunda dan baru terealisasi pada Jum'at (27/9/2019).
Pagu dana untuk proyek pelebaran jalan simpang empat Klodran - Batas Kota, PJN menganggarkan dana sebesar Rp 6,2 miliar. Namun setelah lelang nilai tersebut berkurang menjadi Rp 4,99 miliar. Adanya penurunan harga yang jauh dari pagu pihaknya menekankan kepada rekanan untuk tetap sesuai spek.
Mengingat sisa waktu yang tersedia semakin terbatas, lanjut dia, rekanan diminta untuk bekerja sesuai schedule yang ada, sehingga bisa tepat waktu, tepat mutu dan tepat guna. "Waktu pelaksanaan kegiatan hanya 90 hari kalender," papar Juniar.
Ia menambahkan, pekerjaan pada paket pelebaran jalan meliputi pengaspalan, pembongkaran pot yang ada di dua sisi jalan. Pot yang berfungsi sebagai pemisah jalur cepat dan jalur lambat tersebut nantinya akan dibongkar dan sebagai gantinya akan dibangun median jalan atau sama seperti jalan Sudirman.
Selain membangun median jalan, lanjut dia, nantinya juga akan menata kembali trotoar. Setelah semuanya tertata, kata dia, lebar jalan menjadi 19,5 meter. Untuk melaksanakan proyek tersebut, akan membutuhkan waktu 3 bulan.
Dalam pelaksanaan pekerjaan, PPK yang akrab disapa Tony ini menegaskan bahwa tidak akan menutup total jalan, sebab jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Kota Bantul dengan Kota Yogyakarta. "Apapun alasannya diupayakan untuk tidak ada penutupan total," pungkasnya.
| Penulis | : D-PS |
| Editor | : Sodik |