PROYEK JEMBATAN MUJA MUJU: Terlambat Karena Pondasi Diredesain, Pekerjaan Direschedule
Senin, 05 Agustus 2019 16:01 WIB

Progres+proyek+jembatan+Muja+muju+baru+10+persen

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Proyek pembangunan jembatan di depan kawasan wisata kebun binatang Gembira Loka mengalami keterlambatan. Pasalnya ada redesain pada pondasi jembatan yang mengakibatkan progres pembangunan baru mencapai sekitar 10 persen.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Umi Akhsanti ST MT kepada Warta Konstruksi, Senin (5/8) mengatakan, pondasi pada jembatan lama memang sedikit di luar prediksi karena itu pihaknya merubah sedikit desainnya.

Baca juga

Namun, meski mengalami perubahan desain Umi menegaskan secara progres, pekerjaan masih sesuai dengan rencana. Sejauh ini sudah mencapai 10 persen, meski dia tidak menampik adanya waktu pelaksanaan yang terbuang karena adanya penghitungan ulang tersebut.

“Sampai saat ini progress kurang lebih 10 persen dan masih sesuai rencana. Kita reschedule karena ada sedikit redesain, setelah pembongkaran ternyata ada pondasi menerus untuk dua jembatan sehingga kita melakukan tes ulang kekuatan pondasi jembatan lama,” ungkap Umi.

Setelah dilakukan tes ulang, lanjut dia, kemudian hasilnya digunakan sebagai dasar untuk melakukan perhitungan ulang konstruksi. Sejauh ini item pekerjaan yang sudah dan sedang berjalan pada proyek jembatan Muja muju tersebut mencakup pembongkaran jembatan lama, bongkar pondasi jembatan kemudian penempatan bore pile serta cetak grider jembatan.

Proyek senilai Rp 5,9 miliar yang digarap PT Bejo Lumintu Minulyo yang beralamat di Jl Wonosari-Semanu, Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul tersebut bernomor kontrak 050/0305/V/2019. Proyek dijadwalkan akan selesai dalam jangka waktu 240 hari kalender. Selain ada review desain sebelumnya juga sempat terhenti karena bertepatan dengan libur Lebaran.

Pantauan di lokasi tidak banyak aktivitas yang terlihat pada siang hari. Hanya ada satu alat berat yang dioperasikan beserta satu pekerja lain. Juga ada pekerja yang hanya duduk di bagian atas pekerjaan, namun bukan sedang mengawasi pekerjaan.

 

Penulis : D-PS
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News