Pastikan Kesiapan Pengolahan Sampah, Komisi C DPRD Kota Jogja Sidak TPST Baru
Senin, 29 April 2024 18:25 WIB

Komisi+C+DPRD+Kota+Jogja+melakukan+sidak+pembangunan+TPST+baru

YOGYAKAKARTA (wartakonstruksi.com) - Seiring pelaksanaan desentralisasi sampah per Mei 2024, Komisi C DPRD Kota Yogyakarta memastikan kesiapan pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta.

Pada Senin, (29/4/2024), Komisi C DPRD Kota Yogyakarta melakukan sidak ke TPST Karangmiri, Umbulharjo, dan TPST Kranon, Nitikan Sorosutan Kota Yogyakarta.

Baca juga

Ketua Komisi C Kota Yogyakarta, Ririk Banowati mengatakan persoalan sampah menjadi masalah krusial di Kota Yogyakarta, sehingga harus ditangani dengan serius

Adanya TPST Nitikan ditambah pembangunan dua TPST baru, yakni di Karangmiri dan Kranon diharapkan dapat menjadi solusi persoalan pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta. Pembangunan TPST Karangmiri dan Kranon diharapkan bisa selesai tepat waktu. Sehingga segera bisa digunakan untuk mengolah sampah.

{$lg[1]}
Keberadaan TPST baru sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Jogja. Foto/W Damaryanti

"TPST Karangmiri ini target selesainya memang Juni, kami harapkan bisa selesai tepat waktu, atau bahkan bisa dioperasionalkan lebih awal ketika alatnya siap. Selain itu karena ini di sekitarannya permukiman kami harapkan juga nanti pengolahan sampahnya tidak menimbulkan masalah, pengelolaan limbah yang baik serta tidak mengganggu warga. Begitu pula yang di Kranon kami harapkan juga tepat waktu, dan operasionalnya sesuai rencana," kata Ririk Banowati, disela-sela peninjauan di TPST Karangmiri, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin, (29/4/2024).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Ahmad Haryoko menjelaskan pembangunan TPST Karangmiri ditargetkan selesai Juni, sedangkan TPST Kranon selesai akhir Mei.

Meski begitu, setelah peralatan pengolahan sampah sistem Refuse Derived Fuel (RDF) terpasang, maka langsung akan dioperasionalkan.

"Untuk yang Karangmiri ini kan targetnya selesai Juni, tapi begitu rdf terpasang kita operasionalkan. Kira-kira Mei sudah kita operasionalkan. Hanya saja jalannya masih lewat jalan kampung. Karena jalannya yang kita buat khusus kan belum siap," kata Ahmad Haryoko saat mendampingi Komisi C DPRD Kota Yogyakarta meninjau TPST Karangmiri dan TPST Kranon, Senin, (29/4/2024).

Dijelaskannya, RDF di TPST Kedungmiri mampu mencapai 20 ton sampah per hari. Sedangkan RDF TPST Kranon perharinya mampu mengolah 30 ton sampah, serta mesin gibrik mampu mengolah 15 ton sampah organik per-harinya. TPST Karangmiri dan TPST Kranon dibangun diatas  lahan milik Pemkot Yogyakarta.

 

Penulis : W Damaryanti
Editor : WK 002
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News