Progres 85 Persen, Proyek Jembatan Gantung Kemiri dan Ngleri Selesai Desember
Selasa, 15 Oktober 2019 11:47 WIB

Progres+jembatan+Kemiri+dan+Ngleri+85+persen

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Guna mengakomodir aspirasi warga, Pemerintah melalui Kementerian PUPR membangun dua jembatan gantung di Gunungkidul, yakni jembatan gantung Kemiri di Ponjong dan jembatan Ngleri di Playen. Progress pekerjaan sudah mencapai 85 persen dan akan selesai Desember mendatang.

PPK 1.4 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) wilayah DIY, H. Sukiswandi ST mengungkapkan, baik jembatan Kemiri maupun Ngleri (Wonolagi) dibangun berdasarkan usulan dari masyarakat. Jembatan Kemiri memiliki lebar 1,8 meter dan bentang 72 meter.

Baca juga

Sedangkan jembatan Ngleri, lebar juga 1,8 meter dan bentangnya 96 meter. Jembatan gantung Ngleri merupakan pekerjaan lanjutan dari tahun 2018. Saat itu dibangun bagian bawah pondasi di bibir sungai namun belum sampai bagian atas karena material yang dibutuhkan belum ada.

“Jadi bagian atasnya dimobilisasi tahun 2019 ini diharapkan sudah terpasang sehingga sudah bisa digunakan, termasuk yang Kemiri. Bahannya dari rangka baja, ada juga yang baja ringan. Material didatangkan dari Jakarta, kita tidak bisa produksi di sini. Yang merangkai juga mereka,” jelas Sukiswandi.

{$lg[1]}
PPK 1.4 Satker PJN wilayah DIY. Foto: Dok WK

Proyek jembatan gantung Kemiri dan Ngleri digarap setelah ada usulan dari Pemkab Gunungkidul. Usulan yang diajukan ke Menteri PUPR tahun 2016 itu direalisasi tahun 2018. Tahun ini adalah lanjutannya.

Usulan sendiri muncul atas keprihatinan kondisi warga di sekitar lokasi. Di mana dua permukiman dipisahkan dengan sungai yang tidak memiliki jembatan. Anak-anak sekolah yang tinggal di kampung seberang harus berenang menyeberangi sungai saat akan berangkat dan pulang sekolah.

{$lg[1]}
Material untuk jembatan gantung didatangkan khusus dari Jakarta. Foto: PJN for WK

Untuk memastikan seragam dan buku sekolah tidak basah, maka seragam dan buku terpaksa harus dititipkan di rumah warga yang lokasinya dekat dengan sekolah. Prihatin dengan kondisi itu, warga kemudian berinisiatif membuatkan sarana penyeberangan berupa getek terbuat dari drum bekas dan memacu pemkab mengajukan usulan pembangunan jembatan gantung untuk mempermudah akses warga maupun siswa sekolah.

Selain jembatan gantung Kemiri dan Ngleri, juga dibangun dua jembatan gantung lain di Kabupaten Bantul yang menjadi satu paket dengan proyek jembatan gantung di Gunungkidul. Dua jembatan itu adalah jembatan gantung Nambangan di Pundong dan jembatan Ngampon di Piyungan.

“Jembatan gantung ini kan sifatnya urgent. Yang Nambangan itu dulu kena badai Cempaka. Lebarnya semua sama 1,8 meter, bentangnya 120 meter. Sedangkan yang Ngampon bentangnya hanya 60 meter,” jelasnya.

Ditambahkan, nilai proyek untuk empat jembatan gantung ini sebesar Rp 6,3 miliar dan digarap CV. Prastama Mulya. Waktu pekerjaan selama 120 hari kerja dan kontrak akan berakhir pada 20-an Desember mendatang.

Setelah selesai dibangun, keempat jembatan hanya boleh dilalui kendaraan roda dua atau toleransi roda tiga dengan beban muatan minima. Guna memastikan tidak ada roda 4 yang melintas, maka di bagian ujung jembatan akan dipasang portal. “Kendaraan juga tidak boleh berhenti di tengah,” pungkasnya.

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News