Progres Proyek Gerbang Klangon Alami Deviasi Positif, Awal Desember Selesai
Minggu, 11 Oktober 2020 15:44 WIB

Progres+pekerjaan+gerbang+Klangon+sentuh+71%2C5+persen

KULON PROGO (wartakonstruksi.com) - Pembangunan Gerbang Klangon di Desa Banjaroya, Kalibawang, Kulon Progo, mendekati akhir. Proyek senilai Rp 21,3 miliar lebih dan menjadi pintu masuk KSPN Borobudur dari Bandara YIA, selesai pada akhir tahun.

Gerbang Klangon menawarkan sejumlah fasilitas yang tidak boleh dilewatkan. Dibangun di atas lahan seluas 7.100 m2, gerbang Klangon terdiri dari view deck setinggi 30 meter. Dari view deck ini wisatawan bisa menikmati indahnya sunset dan menikmati keindahan panorama di sekitar dan aliran sungai Progo yang membelah wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Baca juga

PPK Proyek Gerbang Klangon, Ferry Yuliatna ST M.Eng mengungkapkan, dari view deck pengunjung diarahka turun melalui ramp selebar 3 meter, menuju taman-taman yang dibuat bertingkat. “Di sini pengunjung bisa sejenak berhenti untuk swafoto,” ucap Ferry.

Selesai swafoto, pengunjung turun labi ke bawah menuju rest area yang dibangun 2 lantai. Di area ini disediakan tenant-tenan untuk menjual souvenir, cindera mata, food court dan cafe.

“Fasilitas-fasilitas ini nantinya akan dikelola Pemerintah Daerah dengan tenaga kerja diharapkan berasal dari masyarakat sekitar. Sehingga masyarakat sekitar merasakan betul manfaat dari proyek yang kita kerjakan ini,” terangnya.

Di area wisata baru ini, juga dilengkapi dengan toilet, mushola dan area parkir seluas 2.000 meter peregi di sisi timur dan barat.

Di bagian perbatasan, lanjut Ferry, dibangun penanda masuk dari wilayah Yogyakarta ke Jawa Tengah berupa gerbang kapal Samudraraksa. “Gerbang mengambil tema relief yang ada di Candi Borobudur. Di sisi kanan, dibangun gerbang kapal dan di sisi kiri dibangun gerbang ombak dengan tinggi 14 meter, panjang 10 meter dan lebar 3 meter,” paparnya.

Proyek gerbang Klangon dikerjakan dengan waktu 9 bulan, terhitung mulai 27 Februari dan akan berakhir pada 6 Desember 2020. Saat ini progress pekerjaan mencapai 71,5 persen dari target 70,4 persen, mengalami deviasi positif 1,4 persen.

“Masih ada sisa waktu 2 bulan, harapannya dengan sisa waktu yang ada sisa pekerjaan 30 persen itu bisa selesai tepat waktu, sehingga awal Desember pekerjaan sudah selesai 100 persen,” sambungnya.

Ditambahkan, pekerjaan yang digarap PT. Sari Gunung Mataram Sakti berjalan lancar tanpa kendala. Kendala sempat dialami di awal pekerjaan dimulai. pelaksana sempat kesulitan melansir material dan alat pada bukit setinggi 30 meter yang disulap menjadi view deck.

“Harapannya, proyek pendukung KSPN Borobudur ini benar-benar dapat meningkatkan animo wisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya.

 

 

 

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News