Proyek Embung Sendangtirto: Pekerjaan Utama Sudah 100 Persen, Mulai Banyak Didatangi Warga
Jumat, 03 September 2021 21:44 WIB

embung+Sendangtirto

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Proyek pembangunan embung Sendangtirto di Berbah, Sleman patut diacungi jempol. Pekerjaan utama proyek senilai Rp 8,6 miliar itu sudah menyantuh angka 100 persen. Yang menarik, sudah mulai banyak warga yang datang ke lokasi embung.

Hadi Wira, asisten site manajer proyek pembangunan embung Sendangtirto kepada media ini mengungkapkan bahwa secara keseluruhan progress pekerjaan baru mencapai 55 persen. Namun demikian, pekerjaan utama proyek ini sudah 100 persen.

Baca juga

“Pekerjaan utamanya kan embung, sudah 100 persen. Kemarin Pak Lurah sudah menabur benih ikan 1,5 kuintal di embung ini. Warga juga sudah mulai banyak yang datang melihat kalau sore,” ucap Wira.

Dijelaskan Wira, pekerjaan yang masih belum selesai antara lain rumah jaga, gazebo besar, toilet, water tower dan pekerjaan talud. “Kalau yang ini selesai, langsung bisa ngejar cepat progresnya,” jelas Wira.

Pantauan media ini di lokasi, pembangunan embung memang tampak sudah selesai dan sudah digenangi air. Sejulah pekerja tampak sedang menyelesaikan beberapa pekerjaan seperti memasang konblok di area parkir, menyelesaikan pekerjaan talud.

Sejumlah pekerja terlihat sedang sibuk memasang pagar besi di sekeliling embung. Jalan akses juga tampak sedang dikerjakan. Sesuai kontrak pekerjaan yang dilaksanakan PT. Dwi Jaya Lestari berlangsung selama 210 hari kalender dengan tanggal kontrak pada 26 Maret 2021.

Pembangunan embung Sendangtirto sendiri bertujuan untuk penampungan air, pemenuhan kebutuhan air irigasi dan lahan konservasi alam dan pariwisata. Luas layanan rencana dari embung ini adalah 20,40 ha dan luas catchment area 30,83 ha.

Data teknis embung, luas genangan embung 5.399 m2, volume total 19.571 m2 dan volume efektifnya 11.111 m3. Panjang tanggul 362,8 meter, debit layanan 3,02 lt/dtk/ha dan debit air 39,56 lt/dtk.

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News