Sempat Terkendala Bahan, Pengaspalan Jembatan Winongo Ditargerkan Kelar 2 Hari Lagi
Selasa, 09 Juli 2019 22:48 WIB

Arus+lalu+lintas+dari+arah+Bantul+menuju+Kota+Yogya+dialihkan+ke+Kasongan+dan+Madukismo

BANTUL (wartakonstruksi.com) – Pengendara yang baru melintas di Jalan Bantul persisnya di jalan menuju Jembatan Winongo dibuat kaget lantaran ada pengalihan jalur dari arah selatan. Kendaraan dari arah Bantul dialihkan ke barat menuju Kasongan dan Madukismo.

Belakangan diketahui bila pengalihan itu dilakukan lantaran ada pekerjaan pengaspalan di sekitar Jembatan Winongo yang baru saja diperbaiki. Demikian disampaikan PPK Jembatan Winongo Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah DIY, Juniar Perkasa Setia Laksana ST.

Menurut Juniar, pelaksanaan pengaspalan jembatan dan oprit Winongo ditargetkan selesai dalam 2 hari ke depan. Meski proses pekerjaan pengaspalan jembatan dan oprit Winongo sempat mengalami kendala masalah bahan, namun ia optimis semua akan segera teratasi.

"Hari ini kita sedang menggelar aspal, kalau tidak ada kendala 2 hari lagi kelar," ujarnya saat dikonfirmasi wartakonstruksi.com melalui sambungan telefon. 

Juniar mengatakan, penyebab terhambatnya pengaspalan tersebut ada pada faktor ketersediaan bahan, karena adanya keterlambatan dalam pengiriman dari suplier.

Diakuinya masalah keterlambatan pengiriman karena bahan yang digunakan untuk proyek tersebut didatangkan dari luar, sebab di Jogja tidak ada suplier yang menjual bahan sesuai dengan spesifikasi yang diminta. Spek yang digunakan untuk proyek tersebut, lanjut dia, menggunakan aspal buton retona.

Suplier bahan aspal jenis tersebut, sambung dia, berkantor di Ibu Kota Jakarta, namun ia tidak mengetahui detail keberadaan lokasi gudangnya. Dengan demikian apa penyebab keterlambatan pengiriman belum diketahui karena darimana asal bahannya tidak diketahui.

Dalam hal ini dirinya meminta kepada pihak pelaksana untuk dapat memenuhi segala kebutuhan bahan material, sehingga pengaspalan dapat segera selesai sesuai target. Selain itu, hasilnya juga dapat dipertanggungjawabkan secara kualitas.

Selama proses pengaspalan berlangsung pihaknya akan menggunakan sistem buka tutup satu lajur, namun dalam pelaksanaannya sistem tersebut tidak dapat di aplikasikan. Karena padatnya volume kendaraan yang melintas terpaksa kendaraan dari arah selatan dialihkan ke arah Kasongan Madukismo.

Penerapan sistem pengalihan tersebut, lanjut dia,  atas saran dari pihak Satuan Lalu Lintas Polres Bantul, demikian itu dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang nantinya akan berpotensi menyebabkan kemacetan.

 

Penulis : D-PS
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News