TELAGADESA BATURETNO: Banyak Sampah, Taman Dibiarkan Tak Diurus
Rabu, 17 April 2019 10:22 WIB

Telaga Baturetno kotor 3

Telaga Baturetno kotor 2

Telaga Baturetno kotor 1

BANTUL (wartakonstruksi.com) – Pemandangan kurang menyenangkan tersaji di Telagadesa Baturetno, Banguntapan, Bantul. Kondisi telaga yang dibangun tahun 2018 lalu dengan dana Rp 1,6 miliar, kurang terawat. Padahal telaga selalu digunakan aktivitas memancing.

Pantauan Warta Konstruksi, Rabu (17/4/2019) pagi, di sekitar lokasi terlihat beberapa warga sedang asik memancing. Warga lainnya sedang jogging sedangkan pada bangunan di sisi utara telaga, terlihat petugas KPPS sedang bersiap menyambut warga yang akan menyalurkan suaranya pada Pemilu 17 April.

Di beberapa titik di timur telaga terlihat beberapa tong sampah ukuran besar disiapkan berjejer. Namun saat melongok ke bagian dalam telaga, terlihat cukup banyak sampah. Sampah terlihat di sisi utara bagian dalam, kemudian di pojok sisi selatan dan bagian selatan.

Sampah-sampah yang ada di dalam telaga umumnya sampah plastik baik plastik kresek, botol plastik, hingga plastik bekas kemasan penyedap makanan. Aneh memang bila ada plastik penyedap di dalam telaga. Di bagian jogging track juga terlihat sampah bekas kulit kacang. Sampah kulit kacang tanah juga terlihat berserakan di salah satu gazebo yang ada di telaga tersebut.

Pemandangan kurang sedap juga tertuju pada bagian taman. Taman yang ada di bawah penanda bertuliskan Telagadesa Baturetno tampak tidak terawatt. Bunga dan rumput seolah berlomba tumbuh lebih dulu. Tidak terlihat bekas ada usaha untuk membuat taman tampak lebih rapi.

Aktivis Aliansi Pengawas Konstruksi (APK), Baharuddin Kamba menyesalkan tidak adanya perawatan terhadap telaga. Menurut dia bila terus dibiarkan maka telaga akan semakin kumuh dan semakin sulit membersihkannya lagi.

 

“Jangan hanya memanfaatkan saja, tapi mestinya bisa bersama-sama menjaga kebersihannya juga. Toh kalau bersih akan banyak yang datang, meski hanya sekadar untuk olahraga pagi atau lainnya. Malah kalau ditata bisa mendongkrak sisi ekonomi warga,” katanya. 

Penulis : ED-WK01
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News