Tiang Bollard Nyaris Ambruk Disosor Roda 4, Forpi Kota Ajak Warga Ikut Jaga Fasilitas Publik
Jumat, 14 Februari 2020 09:00 WIB

Tiang+Bollard+Pedestrian+Sudirman+nyaris+ambruk+disosor+roda+4.+Foto%3A+dok+Forpi+Kota+Yogya

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Kawasan Jalan Sudirman Kotabaru menjadi salah satu kawasan pedestrian yang ada di Kota Yogyakarta. Di banding pedestrian lain, pedestrian Jl Sudirman memang banyak menyuguhkan hal baru, salah satunya tiang bollard.

Tiang yang didesain cukup menarik ini dipasang untuk menghalau kendaraan bermotor tidak memasuki kawasan pedestrian. Cara ini terbukti cukup jitu menjaga kawasan pedestrian Sudirman steril kendaraan dan nyaman dilalui pejalan kaki.

Baca juga

Hanya saja, ada pemandangan kurang sedap di lokasi itu. salah satu tiang bollard nyaris tumbang. posisi tiang miring dan terlihat baut yang dipasang di bagian bawah terangkat cukup tinggi, menandakan begitu kuatnya benturan.

Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta melakukan pemantauan ke lapangan mendapat informasi dari salah satu tenaga keamanan di sekitar lokasi yang menyebut bollard yang nyaris ambruk itu terjadi malam tadi dan diduga karena ditabrak oleh kendaraan roda empat.

{$lg[1]}
Tiang bollard nyaris ambruk usai disosor roda 4. Forpi Kota mengajak masyarakat ikut merawat fasilitas publik. Foto: Dok Forpi Kota Yogya

“Forpi Kota Yogyakarta menyayangkan tiang bollard yang berfungsi agar kendaraan bermotor tidak boleh melintas di kawasan pedestrian Jalan Sudirman namun rusak diduga akibat ditabrak kendaraan bermotor,” ucap Baharuddin Kamba, Koordinator Forpi Kota Yogyakarta kepada media ini, Kamis malam.

Forpi berharap Dinas PUPKP Kota Yogyakarta dapat segera memperbaiki bollard yang rusak. Karena jika tidak segera diperbaiki maka kerusakan semakin parah dan dapat menjadi jalur masuknya kendaraan bermotor.

“Kepedulian dan tanggungjawab bersama semua pihak atas fasilitas publik yang ada di Kota Yogyakarta menjadi sebuah keharusan. Kami juga meminta publik Yogyakarta jika menemukan ada fasilitas publik yang rusak dapat disampaikan melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS),” terangnya.

Menurut Bahar, aduan atau laporan dari masyarakat terkait kerusakan fasilitas public sangat penting agar OPD terkait dapat segera menindaklanjutinya.

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News