Wagu, Porous Paver Embung Giwangan Ternyata Cuma Separo, Sisanya Paving Biasa
Selasa, 29 Desember 2020 16:53 WIB

Separuh+jogging+track+embung+Giwangan+menggunakan+paving+block+biasa

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Proyek pembangunan jalur pejalan kaki di embung Giwangan telah selesai dikerjakan. Namun, ada yang menarik pada proyek milik Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta senilai Rp 2,6 miliar ini.

Pantauan media ini di lokasi sebelumnya menemukan adanya porous pavement atau paving berpori cor setempat bukan pabrikasi. Bagian ini, untuk ukuran yang besar telah diganti dengan produk pabrikasi. Hanyas aja, pantauan lanjutan di lokasi justru bikin kaget.

Baca juga

Ternyata porous paver yang digunakan di jalur pedestrian embung Giwangan itu cuma separuhnya saja. Ya hanya yang ada di sisi selatan ke tengah. Dan sisanya menggunakan paving biasa. Pemandangan ini tentu janggal, selain tidak artistic seolah menunjukkan adanya perencanaan yang sembrono.

Media ini coba melakukan konfirmasi kepada PPK proyek tersebut, Subekhan. PPK memastikan bahwa proyek garapan kontraktor Kulonprogo dengan bendera dari Muntilan Kabupaten Magelang ini memang dipasang porous paver sebagian saja, artinya ada 2 jenis paving yang dipasang yakni paving berpori dan paving block.

Yang menarik lagi, alasan pemasangan porous paver yang hanya separuh saja. Menurut dia, pada bagian yang dipasangi paving block aka nada pembangunan lagi, baik berupa gedung maupun jembatan.

Subekhan beralasan, jika dipasang porous paver pada bagian yang dipasangi paving block dikhawatirkan rusak karena dampak pembangunan. Kekuatan tekanan porous paver rendah sehingga rentan rusak dan lebih mahal dario sisi harga.

“Kenapa pakai paving block: mudah dipindah terlebih dahulu dan tidak mudah rusak,” ungkap Subekhan melalui pesan WhatsApp.

Saat disingkung kemungkinan pemborosan mengingat aka nada pembongkaran pada pagian paving itu, Subekhan menjawab ringan bahwa bagian itu bisa dipasang lagi. “Nanti bisa dipasang lagi,” pungkasnya.

Alasan PPK proyek sejatinya belum memuaskan, terutama terkait perencanaan dan segala kemungkinan pada jalur pedestrian tersebut. Terutama pada bagian yang dipasangi paving block yang nantinya akan dibongkar pasar. Belum lagi kekhawatiran mengenai kerusakan, apakah cukup masuk akal atau hanya mengada-ada?

 

Penulis : Gita Timur
Editor : ED WK006
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News