Bakal Jadi Stasiun Elit, Stasiun Wojo Segera Dipermak Total
Kamis, 20 Desember 2018 06:13 WIB

Menhub tinjau Wojo

KULONPROGO (wartakonstruksi.id) –  Untuk memberikan kemudahan akses menuju Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulonprogo melalui moda angkutan kereta api, PT Kerata Api Indonesia (PT KAI) tengah melakukan pembenahan fasilitas di Stasiun Wojo. Semula, stasiun kecil yang terletak di Dadirejo, Kecamatan Bagelen, Purworejo ini tidak difungsikan bagi pemberhentian rangkaian kereta api. Dalam perencanaan nantinya akan difungsikan untuk tempat pemberhentian dan pemberangkatan penumpang seperti halnya di Stasiun Maguwo yang terkoneksi dengan bandara. Baca juga: “Sementara stasiun Wojo dijadikan shelter atau tempat transit selama rel ke bandara belum jadi karena saat ini masih dalam proses negosiasi. Selama ini stasiun memang tidak pernah disinggahi KA hanya merupakan stasiun pelayanan saja,” terang Manager Humas PT KAI Daop VI Eko Budiyanto, kemarin. Pembenahan fasilitas dilakukan salah satunya dengan menyiapkan ruang tunggu. Sedangkan bangunan stasiun akan diubah total. Dengan perubahan itu, nantinya stasiun Wojo akan naik kelas seperti stasiun Lempuyangan, Tugu atau lebih persis seperti stasiun Maguwo.
”Karena dekat dengan bandara internasional dengan double track, di situ akan menjadi stasiun elit” - Eko Budiyanto, Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta.
”Selama ini sudah ada grafik perjalanan kereta api, tapi pernyataan Menteri Perhubungan kemarin stasiun Wojo untuk shelter. Setelah pembangunan stasiun selesai jenis kereta apapun bisa berhenti di situ. Kan nantinya akan dibangun mewah,” terang Eko. Terkait anggaran, Eko mengaku belum mengetahuinya. Di sisi lain, ia menyebut belum ada rencana perluasan ataupun pembebasan tanah warga untuk kebutuhan stasiun karena luas area yang ada saat ini dinilai masih mencukupi. “Waktu pengerjan secepatnya, begitu ada statemen menteri perhubungan langsung dibenahi, karena bandara targetnya bulan  April 2019 sudah selesai,” jelasnya. Ada kelebihan pada stasiun Wojo. Stasiun ini memiliki akses sangat dekat dengan jalan raya Purworejo – Kulonprogo dan jarak dari bandara NYIA hanya sekitar 4 km. ”Nantinya dari stasiun Wojo penumpang akan diangkut menggunakan shuttle bus menuju bandara,” sambungnya. Dia berharap keterlibatan masyarakat untuk mendukung pembangunan sehingga dapat memberikan akses kemudahan masyarakat menuju bandara. ”Karena dekat dengan bandara internasional dengan double track, di situ akan menjadi stasiun elit,” pungkasnya. Eko Purwono
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News