YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) - Proyek Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul belum terealisasi sesuai target. Dari target mencapai 700 liter perdetik, baru tercapai 400 liter per detik. Sayangnya, proyek itu terpaksa harus terhenti di tahun politik.
Kepala Satker PSPAM untuk wilayah DI. Yogyakarta, Arief Wahyu ST saat dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa pada tahun ini tidak ada kegiatan pekerjaan baru terkait SPAM Regional Kartamantul. Kendati demikian tetap ada kegiatan meski hanya mengoptimalkan sistem-sistem yang ada.
Baca juga:
"Kegiatan tahun ini hanya mengoptimalkan dari sistem-sistem yang ada, tidak ada untuk program baru. Artinya kami tidak ada memanfaatkan sumber baru, hanya mengoptimalkan untuk menyelesaikan perencanaan yang disusun pada tahun 2018," kata Arief di kantornya, Senin (11/2/2019).
Menurutnya, pengajuan anggaran untuk melanjutkan proyek SPAM regional tahun 2019 ditolak oleh pusat dengan alasan kebijakan tertentu. Tetapi pihaknya masih berupaya mengusulkan proyek tersebut di tahun 2020 mendatang.

"Tahun 2019 kegiatan untuk SPAM regional tidak ada, karena kebetulan di kami anggaran untuk itu ditolak oleh pusat dengan kebijakan tertentu. Namun kami masih mengusulkan lagi di tahun 2020," jelas Arief.
Untuk sistem regional SPAM regional Kartamantul ini, lanjut Arief, memang ditarget 700 liter perdetik. Dan saat ini baru dibangun 400 lt/dt jadi masih ada sekitar 300 lt/dt yang harus dipenuhi untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan Yogyakarta, Sleman dan Bantul.

Arief Wahyu ST, Kepala Satker PSPAM wilayah DIY. Foto: Dok WK
Namun kendati demikian pihaknya tetap optimis kebutuhan tersebut akan terpenuhi, mungkin di tahun 2020 atau tahun 2021 lanjutan proyek tersebut sudah mulai dilaksanakan. "Nanti sambil jalan lah, mengikuti. Kan tahun ini ada pilpres juga, kita ya menunggu kebijakan selanjutnya dari pusat," pungkasnya.
SPAM Kartamantul memiliki cakupan layanan 5 kecamatan di Sleman, 14 Kecamatan di Kota Yogyakarta, dan tiga kecamatan di Kabupaten Bantul.
(Redaksi WK)
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |