BANTUL (wartakonstruksi.com) - Percepatan waktu proyek sering dilakukan ketika progress proyek dinilai mengalami keterlambatan terhadap rencana. Namun alasan keterlambatan bukanlah hal mutlak, karena bisa juga disebabkan dengan alasan berbeda.
Alasan serupa terjadi pada proyek Bendung Kamijoro, perubahan konstruksi jalan akses dari beton cor biasa beralih ke beton Girder bukan karena adanya keterlambatan, namun lebih kepada langkah percepatan dan kualitas yang lebih baik.
Kepala Proyek Bendung Kamijoro, Ir Toto Birowo kepada wartakonstruksi.com, di lokasi proyek, Senin (21/5) membenarkan bahwa ada perubahan konstruksi pada jalan akses bendung kamijoro, namun dirinya menampik kalau terjadi keterlambatan, perubahan ini lebih kepada efisiensi waktu pengerjaan dan kualitas.
"Perencanaan awal akses jalan ini menggunakan cor beton biasa, metode ini dirasa akan memakan waktu yang lama karena harus menggunakan bekisting dan perancah dengan tinggi 10 meter, atas pertimbangan inilah maka dilakukan perubahan dengan menggunakan beton cetak girder, disamping kualitas lebih baik juga dapat menghemat waktu pelaksanaan," terang Toto.
Lebih jauh Toto mengatakan, Girder yang didatangkan berjumlah 18 buah, masing-masing memiliki bentang 19 meter dan lebar 3 meter. "Akses jalan bendung setelah jadi mempunyai panjang bentang sekitar 171 meter dan nanti jalan ini hanya boleh dipergunakan untuk perlintasan bagi kendaraan roda dua saja (motor,red)," jelasnya.
Sebelum lebaran, Toto menargetkan semua girder sudah terpasang. Dengan demikian percepatan pada akses jalan ini tercapai sesuai dengan rencana.
PPK Irigasi dan Rawa II BBWS Serayu Opak, Juwaidi SE ST mengatakan terkait perubahan konstruksi dari cor beton biasa ke beton girder pada akses jalan, ia mengaku sudah mendapatkan persetujuan semua pihak yang berkompeten.
"Pergantian dari beton cor biasa menjadi beton girder pabrikasi sudah mendapat persetujuan semua pihak terkait, demikian ini adalah langkah percepatan, dengan menggunakan girder kita tinggal masang saja dan setelah terpasang progress dari item itu bisa naik sekitar 5 persen," terang Juwaidi.
| Penulis | : |
| Editor | : redaksiwk |