BENDUNG KAMIJORO: Kunjungan Membludak, Juwaidi Minta Pengunjung Jaga Keamanan
Senin, 11 Februari 2019 08:03 WIB

Juwaidi 1

BANTUL (wartakonstruksi.id) – Bendung Kamijoro tengah jadi hits di kalangan memburu destinasi wisata baru. Bendung yang baru selesai dibangun dan masuk dalam agenda proyek yang akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo ini banyak dikunjungi wisatawan dan jadi salah satu lokasi yang instagramable. Di hari biasa, jumlah kunjungan ke bendung yang dibangun mulai tahun 2016 dengan anggaran total sebesar Rp 239 miliar berkisar 500-1000 orang. Sedangkan di akhir pekan pengunjung berlipat ganda rata-rata mencapai 3000-5000 orang. Kehadiran bendung turut memantik perekonomian dengan banyaknya penjual di lokasi. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa II, Juwaidi mengungkapkan, meski jumlah kunjungan ke bendung cukup membludak namun pihaknya tidak terlalu khawatir. Dengan catatan, semua pengunjung ikut sama-sama menjaganya demi kebaikan bersama. Baca juga: “Demi kelestarian dari bangunan tersebut kami sangat berharap agar wisatawan bisa ikut saling menjaga keamanan dan keutuhan, sehingga bendung bisa tetap berfungsi untuk irigasi secara maksimal,” ucap Juwaidi kepada Warta Konstruksi, Senin pagi. Menurut Juwaidi, setelah selesai dibangun Bendung Kamijoro dapat mengairi areal persawahan periodik dan berkelanjutan. Luas areal persawahan yang dapat diari melalui bendung ini mencapai 2370 hektare. Bendung, lanjut dia, juga bisa dibangun berkat usaha warga yang tak jemu mengusulkan pembangunannya. “Di tahun-tahun sebelumnya telah dibangun Bendung Sapon yang hanya mengairi areal di Kabupaten Kulonprogo. Bendung Kamijoro adalah impian dari masyarakat Kabupaten Bantul yang ingin punya bendung yang sama besar dengan masyarakat Kulonprogo,” terangnya. Juwaidi menambahkan, bendung akan diserahterimakan secara resmi ke Pemda DIY setelah masa pemeliharaan berakhir. Ia berpesan agar Pemda menyiapkan tenaga khusus minimal dua orang untuk dilatih bagaimana menjalankan dan mengoperasikan pintu-pintu yang ada di bendung secara benar. “Minimal dua orang untuk diajari cara mengoperasikan pintu-pintu secara benar dan baik, juga diajari bagaimana cara merawatnya,” tambah Juwaidi. Redaksi
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News