Bendung Samberembe Amblong, Parindi Maju Ulurkan Bantuan Perbaikan
Minggu, 10 Februari 2019 21:02 WIB

Bendung Samberembe Amblong 1

SLEMAN (wartakonstruksi.id) - Bendung Samberembe, Selomartani, Kalasan yang amblong beberapa hari lalu, langsung mendapat perhatian. Pasalnya jika tidak segera ditangani maka akan berakibat kerusakan pada jembatan yang tepat berada persis di dekat lokasi yang amblong. Menurut informasi dari warga setempat amblongnya bendung tersebut terjadi pada hari Jumat (8/2/2019) pukul 11.00 WIB. Bagian yang amblong terlihat seperti muara. Air masuk deras ke dalamnya, sedangkan pasir dan lumpur di bagian sampingnya sedikit demi sedikit terkikis ikut tersedot. Baca juga: Dari pantauan Warta Konstruksi di lokasi terlihat kerusakan sedang diperbaiki. Saat ini, proses penanganannya baru pada tahap proses pengeringan aliran sungai dengan mengerahkan dua unit ekskavator. Dari keterangan warga diketahui bila perbaikan tengah dilakukan oleh CV Bunga Padi. Masih menurut informasi warga Direktur CV Bunga Padi, Parindi, tergerak mengulurkan tangan melakukan perbaikan karena ada jembatan yang fungsinya vital di dekat lokasi yang amblong. Terlebih ada permintaan dari Dinas PUPKP Sleman agar CV Bunga Padi membantu perbaikan. "Sekarang proses perbaikan baru melangkah pada pembuatan kisdam, maksudnya biar air tidak mengalir ke lobang amblongan dan tidak membawa sedimen yang di atasnya. Selain itu dapat mengetahui bagian-bagian yang rusak secara keseluruhan," terang Parindi, Direktur CV Bunga Padi saat dikonfirmasi, Minggu (10/2/2019). Menurut Parindi, kondisi bendung yang amblong sangat mengkhawatirkan. Karena itu ia ingin agar perbaikan dilakukan sesegera mungkin. Untuk mempercepat proses tanggap darurat, kata dia, pihaknya juga telah mengerahkan dua unit ekskavator, salah satunya milik pribadi dan satunya milik Dinas PUPKP Kabupaten Sleman. Jenis pekerjaan yang akan dilakukan, lanjut dia, akan mengembalikan pasangan batu kali yang hilang tersedot amblong dengan dilapisi beton. "Untuk mempercepat proses tanggap darurat kami kerahkan dua ekskavator, kemudian mau mengembalikan pasangan batu kali  dilapis beton untuk lantai hulu bendung," jelasnya. Dengan penanganan darurat yang dilakukan sesegera mungkin diharapkan imbas amblongnya bendung tidak meluas. Dengan begitu, jembatan yang ada di dekatnya tetap aman mengingat keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi warga setempat sebagai akses penghubung. Di samping jembatan, yang perlu diselamatkan adalah lahan pertanian. Sebab, sambung dia, bendung tersebut berfungsi untuk menyuplai kebutuhan irigasi di dua desa yakni Desa Wedomartani dan Desa Selomartani. Red
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News