YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Berkat kecerdikan membidik konsep desain rumah unik, tim mahasiswa Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) meraih Juara III Nasional dalam ajang Sayembara Arsitektur Expo 2018 yang digelar oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), minggu lalu.
Tim terdiri Rudolf Aji Sigit Prasetya, Kristanto Suryo Saputro dan Daniel Tjandra Wibowo menjalani penilaian dengan mendesain rumah milik Dodi di Kelurahan Maleer, Batununggal, Bandung, Jawa Barat dengan anggaran senilai Rp 100 juta melalui konsep arsitektur detail, ekologis dan rumah tumbuh.
“Hasil akhir lomba ini akan direalisasikan. Bentuk solusi dari permasalahan yang diangkat biasanya menggunakan desain. Jadi memecahkan suatu masalah dengan desain bangunan, kita bisa meraih juara III nasional dari 125 tim yang mendaftar,” jelas Rudolf Aji Sigit Prasetya selaku Ketua Tim.
Menurut dia, permasalahan di Maleer berupa krisis air dan kepadatan penduduk sehingga desain rumah diupayakan dapat menampung aktifitas kegiatan budidaya jamur, sistem hidroponik dan filtrasi air hujan. Desain dibuat meminimalkan bangunan, sehingga bisa menciptakan ruang sosial. Pengolahan limbah di kawasan rumah juga diperhatikan dengan bio septic tank.
“Kita punya nilai positif dibanding tim lain. Kita menawarkan pekerjaan dan nilai ekonomisnya secara lebih lengkap dan rinci. Konsep yang diusung prototipe. Selain mengubah kehidupan Pak Dodi, kami juga berusaha mengubah kawasan tempat tinggalnya,” imbuhnya.
Juara disabet setelah berkompetisi dengan peserta perguruan tinggi lain, diantaranya Universitas Katolik Parahyangan, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Bung Hatta.
| Penulis | : |
| Editor | : redaksiwk |