BANTUL (wartakonstruksi.id) - Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO) menyambut baik informasi yang diberitakan media ini perihal kondisi bibir sungai Winongo di Padukuhan Senggotan yang mengalami pengikisan akibat terus menerus tergerus oleh arus sungai.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWSSO Ir. Suyanto melalu pesan WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya tidak ada yang cuek terhadap proposal dari masyarakat, namun semuanya butuh proses karena yang mengajukan proposal cukup banyak.
"Kami sangat mengapresiasi peran serta masyarakat di dalam menyampaikan informasi terkait kerusakan yang ada, namun karena banyaknya proposal maka kami harus melakukan inventarisir, mencermati kerusakan-kerusakan untuk mendapatkan skala prioritas, hal ini kita lakukan karena untuk menyesesuaikan dengan alokasi dana yang tersedia," terang Yanto dalam pesan singkatnya.
Baca juga:
Mengenai proposal Padukuhan Senggotan, lanjut Yanto, ia akan duduk bersama dan melihat kembali proposal tersebut, "karena tidak mungkin semua proposal dapat langsung segera terakomodir," pungkasnya.
Sementara itu PPK Sungai Pantai II BBWSSO Aris Fajar Suryono ST mengaku bahwa pihaknya telah mengusulkan penanganan sungai-sungai yang ada di wilayah DAS Opak, sungai Serangan dan Winongo termasuk di dalamnya. Kontraknya akan menggunakan multiyears.
"Untuk penanganan sungai-sungai di wilayah DAS Opak sedang kita usulkan, penanganannya dengan kontrak multiyears," jelas Aris.
Warga Padukuhan Senggotan RT 10 Desa Tirtonirmolo, Kasihan memastikan akan selalu siap jika diajak berdiskusi oleh pihak yang berkompeten dalam menangani masalah sungai, mereka pun akan senang bila nantinya ada respon positif.
Soal kapan dilakukan perbaikan, warga berharap secepatnya. Namun mereka juga menyadari bahwa semua itu harus melalui mekanisme penganggaran, tapi paling tidak ada kepastian untuk perbaikan dari pemerintah.
Mereka khawatir bila kondisi tersebut terus dibiarkan akan mengancam keselamatan warga setempat, terutama para penduduk yang tinggal tidak jauh disekitaran sungai tersebut.
Dodi Pranata
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |