Dihadiri Jokowi, Studio Alam Gamplong Dongkrak Ekonomi Desa
Senin, 16 Juli 2018 07:43 WIB
SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Presiden RI Joko Widodo menghadiri acara penyerahan hibah bangunan berupa Studio Alam Gamplong di Padukuhan Gamplong, Desa Sumberrahayu, Kecamatan Moyudan, Sleman, Minggu (15/7/2018) sore. Bangunan akan dipergunakan sebagai lokasi produksi film Sultan Agung. Bangunan beserta dokumen hibah aset bangunan set Film Sultan Agung yang didirikan di atas tanah seluas 2 hektare milik Pemerintah Desa Sumberrahayu diserahkan oleh Mooryati Soedibyo Cinema selaku panggagas  kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman diterima langsung  oleh Bupati Sleman Sri Purnomo. Fasilitas di dalamnya terdiri dari Benteng VOC, Pendopo Keraton Mataram, Songgo Mataram, Jembatan Ungkit, Kampung Mataram dan Kampung Pecinan. Pihak desa memberikan izin pengelolaan lahan selama 20 tahun. Orang nomor satu di Indonesia yang akrab di sapa Jokowi dalam sambutannya mengapresiasi langkah Mooryati Soedibyo. Meski di usia 90 tahun masih berfikir untuk memajukan Indonesia, salah satunya dengan pemberian hibah ini dan berharap bangunan tersebut dapat dipergunakan sebagai sarana mendongkrak perekonomian masyarakat sekaligus menjadi obyek wisata. “Saya sangat menghargai yang  diupayakan Ibu (Mooryati Soedibyo-red). Pertama membuat film kolosal besar mengenai Sultan Agung, dan semua pihak yang terlibat dalam pengembangan pariwisata di DIY dan Indonesia. Gamplong akan menjadi lebih dikenal, ekonomi juga hidup,” kata Jokowi. Senada disampaikan Mooryati Soedibyo yang juga selaku produser eksekutif film kolosal Sultan Agung dihadapan Presiden dan tamu undangan. Dikatakannya bahwa Studio Alam yang dihibahkan merupakan set bangunan untuk pengambilan gambar film sejarah Sultan Agung Tahta, Perjuangan dan Cinta atau The Untold Love Story. “Film sejarah Sultan Agung Tahta, Perjuangan dan Cinta  atau The Untold Love Story. Akan diluncurkaan kepada khalayak umum, kami ingin membawa pesan-pesan pahlawan kepada generasi masa kini. Semoga keberadaan bangunan ini dapat membantu peningkatan dan pengembangan ekonomi pedesaan,” harap dia. Usai penyerahan, Jokowi didampingi Gubernur DIY Sultan HB X  menyempatkan diri melakukan peninjauan Pendopo Keraton Mataram dan seputar area bangunan. (Redaksi WK)  
Penulis :
Editor : editorwk
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News