DLH Sleman Gelontor Dana Rp 485 Juta untuk Bangun TPS 3R Jamblangan
Jumat, 24 Agustus 2018 06:23 WIB
SLEMAN (wartakonstruksi.com) –  Masalah persampahan jika tidak  segera ditangani akan menimbulkan persoalan kompleks. Karenanya diperlukan partisipasi masyarakat dengan cara  pengelolaan  sampah melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Keberadaan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse Reduce Recycle (menggunakan-mengurangi-daur ulang) atau TPS 3R diharapkan mampu mendorong terciptanya sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Seperti yang tengah dibangun di Padukuhan Jamblangan, Purwobinangun, Pakem, Sleman. Untuk membangun TPS 3R di Jamblangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman mengucurkan dana sebesar Rp 485 juta. Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau DLH Sleman, Junaidi mengungkapkan, pembangunan TPS 3R Jamblangan masih dalam proses pengerjaan. Berita terkait: Dana Rp 485 yang dialokasikan untuk pembangunan  diserahkan langsung kepada KSM dengan pengunaan secara swakelola. Pencairan dilakukan dalam 3 tahap dengan mengacu DAK. Tahap pertama sudah disalurkan sebesar  25 persen, tahap dua setelah pembangunan fisik  mencapai 20 persen  dengan pencairan sebesar 45 persen dan tahap ketiga sebesar  30 persen. Junaidi mengungkapkan, terkadang di lapangan dijumpai  ada TPS 3R yang terkesan mangkrak dalam pengelolaannya. Maka guna optimalisasi pemanfaatan pasca dibangun pihaknya akan membentuk Tenaga Fasilisator Lapangan (TFL) yang berfungsi untuk pendampingan KSM. TFL yang akan direkrut terdiri dari TFL teknis dan TFL pemberdayaan. Baca juga: Berkaitan pembangunan TPS 3 R, salah satu anggota KSM Padukuhan Jamblangan Reza Aprianto menyampaikan pentingnya generasi muda dan masyarakat untuk peduli lingkungan melalui pengelolan sampah. “Diperlukan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, salah satunya dengan pengelolaan sampah yang benar. Sebebarnya  sampah masih bisa dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi setelah dilakukan pemilahan di TPS 3R, di antaranya pupuk dan kerajinan dan pakaian hasil daur ulang sampah,” bebernya. (Redaksi WK)
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News