EMBUNG SENDANGTIRTO: Dibangun Tahun Ini, Bakal Jadi Tempat Latihan Selam
Kamis, 24 Januari 2019 11:08 WIB

Sardjono Sendangtirto

SLEMAN (wartakonstruksi.id) - Rencana pembangunan embung Sendangtirto di Dusun Gambiran, Padukuhan Tampungan, Sendangtirto, Berbah, Sleman hampir pasti direalisasi tahun ini. Selain untuk irigasi, embung juga bakal difungsikan untuk latihan menyelam. Kepala Desa Sendangtirto Sardjono mengungkapkan, pembangunan embung sudah diusulkan sejak 2015 silam. Saat itu sempat ada rencana untuk langsung dibangun, namun rencana itu menguap. Pada awal 2018, pihaknya kembali mempertanyakan rencana pembangunan embung yang didambakan masyarakat. "Dulu ada rencana mau langsung dibuatkan tapi tidak ada tindak lanjut lagi. Saya tanya ke Pak Carik, katanya macet. Nah awal 2018 kita tindaklanjuti lagi, mudah-mudahan tahun ini benar-benar dibangun," ucap Sardjono kepada Warta Konstruksi di ruang kerjanya, Kamis (24/1/2019). Baca juga: Sardjono menjelaskan, dari hasil tindaklanjut yang dilakukan baik ke dewan, Bappeda, Dinas PU Provinsi, maupun Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dipertaru) diketahui masih ada ganjalan di status tanah. Mengingat dari 10.000 meter persegi lahan yang akan digunakan, 3.000 meter persegi di antaranya milik warga. Namun demikian, persoalan itu sejatinya sudah selesai sejak lama karena tanah warga sudah dibebaskan. "Ternyata pengajuan dari kabupaten ke provinsi belum naik. Makanya waktu ditanya provinsi, ya saya matur kalau persoalan tanah itu sudah selesai. Sekarang ini yang kurang hanya surat soal tanah itu dan tanda lokasi," terangnya. Sardjono lebih jauh mengungkapkan, keberadaan embung di atas lahan seluas satu hektare di desanya sangat dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan pertanian yang luasnya mencapai 40-80 hektare. Sebab warga sering kesulitan air terutama saat musim kemarau. Kondisi diperparah rusaknya bendung Klodangan yang lokasinya tidak terlalu jauh.

Kehadiran embung diharapkan dapat mengatasi persoalan air irigasi. Meski Sardjono mengakui akan ada fungsi lain pada embung tersebut. Pihaknya ingin mengoptimalkan embung untuk latihan menyelam mengingat belum ada tempat untuk latihan selam di DIY. "Calon lokasi di tanah ledhok, debit air saat kemarau 25 liter per detik. Kebetulan ada mata airnya juga. Kalau soal kedalaman untuk selam itu terserah yang membangun saja. Mau dibuat 3 meter tidak apa-apa, lebih dalam juga lebih bagus," terangnya. Dia menambahkan, saat ini proses pembangunan hanya tinggal menunggu izin Gubernur karena akan dibangun di atas tanah kas desa. "Pengembangannya bagaimana nanti saja yang penting ada dulu untuk pengairan," tegasnya. Red
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News