Gedung SMPN 1 Sleman Bakal Direhab, Danais Rp 1,8 M Disiapkan
Sabtu, 02 Februari 2019 06:27 WIB
SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana melakukan rehab bangunan cagar budaya SMP Negeri 1 Sleman di Jalan Bhayangkara 27 Medari, Desa Caturharjo, Sleman. Anggaran senilai Rp 1,8 miliar yang bersumber dari dana keistimewaan (Danais) sudah dipersiapkan. Rehab bangunan SMPN 1 Sleman masih dalam tahap perencanaan. Lelang pekerjaan tidak dilakukan di Pemkab Sleman melainkan melalui Pemda DIY. Dalam perencanaannya pekerjaan proyek akan berlangsung selama 5 bulan. “Sekarang baru proses revisi perencanaan yang  sudah disusun  beberapa waktu yang lalu. Pelaksanaan akan dilakukan selama 5 bulan,” terang Anas Mubakhir selaku Kepala Seksi Sejarah Nilai dan Tradisi Budaya Dinas Kebudayaan Sleman, belum lama ini. Baca juga: Sedangkan proses lelang, ungkap Anas, akan dilakukan di Pemda DIY, sebab sistem anggaran di Sleman dengan danais saat ini sudah tidak terkoneksi. ”Karena di Sleman kan sekarang sudah menggunakan sistem tersendiri salah satunya SiKAP sehingga yang berkaitan proses lelang  dan pengadaan proyek bersumber Danais ada di DIY, anggaran di luar APBD sudah tidak masuk sistem,” ungkap dia. Sesuai perencanaan rehab bangunan konstruksi cagar budaya tersebut didominasi pekerjaan dan penggantian material pada bagian genting dan kayu atap di bagian ruang perkantoran bukan ruang kelas. Jumlah ruang ada 4 unit, proses pengerjaan dilakukan secara bergantian.

Anas Mubakir, Kasi Sejarah Nilai dan Tradisi Budaya Dinas Kebudayaan Sleman. Foto: Eko Purwono

”Jadi tidak seluruhnya kita rehab, hanya pada kayu atap dan genting sesuai desain awal yakni menggunakan genting kripik. Bagian dinding dan kusen tidak kita ganti karena kondisi masih bagus. Proses pengerjaanya kita konsultasikan dengan pihak sekolah menyesuaikan proses belajar mengajar,” kata dia. Pada bagian lain danais akan dialokasikan Disbud Sleman untuk melanjutkan pembangunan cagar budaya Pendopo Kapanewon di area Kantor Kecamatan Tempel. ”Pendopo Kapanewon akan dibuat gerbang, selain ada pembangunan landscape pada gedung Pegadaian di Tempel agar dapat dioptimalkan pemanfaatanya,” tambahnya. (Eko Purwono)  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News