BANTUL (wartakonstruksi.com) – Jacking pipa saluran air minum di bawah lintasan kereta api perlintasan Soragan akhirnya selesai dilakukan. Kontraktor memastikan tidak ada rembesan dari pipa setelah proses uji coba yang dilakukan lebih dari 24 jam.
Erwin Ariyanto SE, Direktur CV Candi Sari kontraktor pelaksana proyek mengungkapkan, pekerjaan telah selesai sesuai rencana. Pemasangan pipa HPDE berdiameter 400 mm di bawah rel kereta api perlintasan Soragan yang dilakukan dengan teknik horizontal direct drilling (HDD) berjalan dengan baik.
Baca juga:
“Kami mulai melakukan pengeboran pada 6 September 2018 dan selesai tanggal 13 September. Sempat ada kekosongan pekerjaan tapi tidak lama, hanya satu minggu, akibat adanya keterlambatan pengiriman material dari Jakarta,†ucap Erwin kepada
wartakonstruksi.com, kemarin.
Material yang terlambat dikirim, kata dia, berupa reducer 400 mm x 150 mm. Reducer ini digunakan untuk menyambung antara pipa lama dengan pipa baru karena sebelumnya telah ada pipa berukuran 150 mm. Pipa itu kemudian diganti dengan pipa ukuran 400 mm sehingga dibutuhkan reducer.
Erwin menjelaskan, setelah reducer terpasang pihaknya kemudian melakukan pengujian pada gate pulp atau stop kran. Pengujian dilakukan guna memastikan tidak ada rembesan setelah ditutup. “Kalau tidak ditutup aliran air normal, tapi kalau ditutup kan harus diuji coba dulu ada rembesan atau tidak,†terangnya.

Proses pemasangan reducer pada proyek jacking pipa di bawah rel kereta api perlintasan Soragan. Foto: Dok CV Candi Sari
Proses uji coba ini, lanjut dia, tidak bisa dilakukan hanya dalam hitungan jam. Uji coba harus dilakukan dalam jangka waktu lebih dari 24 jam. “Sejak awal saya turun langsung ke lapangan bahkan sampai pagi hanya untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,†katanya.
Selain itu, guna memastikan pekerjaan tidak banyak menggangu pengguna jalan, pihaknya memberikan rambu-rambu pengaman baik berupa karung pasir maupun seng serta lampu di malam hari. “Karung pasir itu sengaja kita taruh di luar seng agar kalau ada sesuatu kejadian tidak langsung ke lubang,†paparnya.
Ia menambahkan, jacking pipa di bawah rel kereta api perlintasan Soragan merupakan bagian dari pekerjaan SPAM Ngestiharjo. Anggaran untuk proyek pekerjaan milik Bidang Cipta Karya DPUPKP Kabupaten Bantul sebesar Rp 1,8 miliar.
(Redaksi WK)
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |