BANTUL (wartakonstruksi.id) – Kabupaten Bantul terus menata kawasan Jl Sudirman. Penataan juga dilakukan terhadap Pasar Bantul yang kini tengah dilengkapi panggung terbuka. Proses pembangunan panggung terbuka ini sudah masuk tahap finishing.
Nantinya, panggung terbuka bakal memiliki banyak fungsi. Salah satunya untuk melengkapi acara car free day di sepanjang jalan Jenderal Sudirman. "Panggung terbuka biru untuk hiburan. Misalnya ada pagelaran wayang, itu biar kelihatan. Itu juga dalam rangka
car free day, terus di atas ada senam bersama," ucap Yudo Wibowo, Sekretaris Dinas PUPKP Bantul, kemarin.
Menurutnya, awalnya panggung terbuka tersebut untuk
car free day di hari Minggu. Kemudian berkembang bisa untuk pagelaran wayang, dan kegiatan lainnya. Terkait penyelesaian, panggung terbuka sedang tahap finishing.
Baca juga:
Pekerjaan digarap oleh CV. Karya Pratama dengan dana Rp 683 juta. Dijadwalkan pekerjaan rampung dalam 150 hari dan pemeliharaan 180 hari. “Yang sedang dibangun di depan pasar Bantul itu hanya panggung terbuka saja. Saat ada kegiatan senam di
car free day, instruktur berada di panggung terbuka,†terangnya.
Terkait car free day yang dilakukan setiap hari Minggu, sepanjang jalan Jenderal Sudirman ditutup sejak pukul 06.00 pagi hingga 11.00 siang.
Car free day tersebut sudah berjalan sekitar 3 bulan. Yudo mengaku senang karena car free day sangat ramai pengunjung dan yang berjualan banyak.
"Di depan pasar itu kan kita buat panggung permanen, ya silahkan di sana kalau malam dipakai mau jual gudeg, bakso, atau apa saja agar suasana hidup" - Suharsono, Bupati Bantul.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menghidupkan ekonomi masyarakat. "Konsep ini saya setuju, seperti sunmornya UGM, sehingga Bantul tampak hidup. Sehabis renovasi jalan Sudirman, toko-toko jadi kelihatan perekonomiannya. Soalnya dulu tertutup karena jalur lambatnya," jelasnya.
Bupati Bantul, Suharsono menambahkan, car free day dan panggung terbuka merupakan bagian dari upaya pihaknya untuk membuat Bantul lebih hidup dan lebih indah. "Di depan pasar itu kan kita buat panggung permanen, ya silahkan di sana kalau malam dipakai mau jual gudeg, bakso, atau apa saja agar suasana hidup," ujar Suharsono.
Arif KF
Â
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |