SLEMAN (wartakonstruksi.com) –  Pasar Kolombo yang terletak di Jalan Kaliurang KM 7, Kentungan, Depok, Sleman akhirnya diresmikan setelah dibangun pertama kali pada 2011-2014. Pasar milik Pemdes Condongcatur kini dilengkapi fasilitas baru dan penambahan jumlah kios.
Kades Condongcatur Reno Candra Sangaji SH mengungkapkan, jumlah kios bertambah 100 dari sebelumnya 300 kios menjadi 400 kios. Tidak hanya itu, Pasar Kolombo kini dilengkapi fasilitas berupa CCTV, los pengumuman dan dibangun tempat pengelolaan sampah yang tertutup agar tidak menimbulkan polusi.
Proses pembangunan pasar Kolombo sendiri dimulai sejak tahun 2011 hingga 2014, didirikan di atas tanah kas desa (TKD) seluas 5 ribu meter persegi. Pada tahun 2019 Pemdes berencana mengalokasikan dana Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) Sleman untuk perbaikan fasilitas.
Baca juga:
Seiring bertambahnya jumlah kios dan dukungan sejumlah fasilitas, Pemdes Condongcatur menargetkan perolehan retribusi sebesar Rp 100 juta dari pasar tersebut pada 2019. Target itu terbilang cukup besar mengingat tahun ini belum ada dana restribusi dan pungutan yang diperoleh dari pasar.
Reno berharap kehadiran Pasar Kolombo yang masuk kategogi pasar menengah dapat menyejahterakan anggota paguyuban dan pedagang.
Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutanya mengajak pedagang dan anggota paguyuban pasar mendorong keberadaan pasar Kolombo agar mampu bersaing seiring berkembangnya pasar modern. “Usahakan pasar ini menjadi pasar yang diminati masyarakat, karena tempat yang sangat strategis, dan harus mampu bersaing dengan pasar modern sehingga dapat memberikan kontribusi perjalanan perekonomian,†pesannya.
Jurnalis : Eko Purwono
Editor   : Sodik
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |