PEDESTARIAN MALIOBORO: Progres 23 Persen, Cor Beton Rampung Sebelum Lebaran
Kamis, 26 April 2018 02:57 WIB

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) - Progres proyek pembangunan pedestrian kawasan Malioboro sisi barat telah mencapai 23 persen. Item pekerjaan masih pada tahap cor beton dan cor terasso, yang direncanakan selesai sebelum Lebaran mendatang. Demikian itu disampaikan PPTK Proyek Pedestrian Malioboro, Arief Azazi Zein ST saat dikonfirmasi media ini, Rabu (26/4).

Menurutnya hasil rapat rutin progress pembangunan pedestrian malioboro sisi barat cukup signifikan. “Sudah sesuai perencanaan, progresnya mencapai 23 persen,” katanya.

Pembangunan itu sendiri bagian dari program revitalisasi kawasan malioboro yang ditargetkan selesai tahun ini. Item pekerjaan yang sedang berjalan selain pengecoran beton dan cor terasso juga pada pekerjaan pada beton siklop untuk pemanenan air hujan. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelontorkan dana sekitar Rp 37 miliar untuk merampungkan pedestrian Malioboro sisi barat.

Target akhir atau out come dari proyek ini adalah disamping mempercantik kawasan Malioboro juga memberikan rasa nyaman kepada wisatawan yang sedang menikmati liburan di jantung kota Yogyakarta, terutama bagi para pejalan kaki.

"Khusus pada pekerjaan cor beton sebelum lebaran ditargetkan sudah selesai, pasalnya pada saat libur lebaran diharapkan bisa dilalui oleh para pejalan kaki," jelasnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Alam (PUP ESDM) DIY Mohamad Mansur ST mengatakan secara umum sistem penataan pedestrian Malioboro sisi barat tidak berbeda jauh dengan penataan sisi timur. Namun demikian untuk sisi barat selain menata ruang untuk pedagang kaki lima (PKL) juga akan ada penataan pangkalan sarana transportasi tradisional yaitu andong dan becak, ungkapnya

"Ada open space untuk sarana transportasi tradisonal yakni Andong dan Becak tetapi daya tampungnya tentunya terbatas, namun pada prinsipnya sama dengan yang sisi timur," terang Mansur.

Disamping menyelesaikan penataan pedestrian Malioboro sambungnya, pada saat yang hampir bersamaan Pemda DIY juga akan merombak gedung eks Bioskop Indra. Bekas bioskop kesohor itu selanjutnya akan dijadikan lahan parkir kendaraan roda empat dan akan digunakan sebagai lahan berjualan bagi PKL yang sebelumnya menggelar lapak di kawasan Malioboro. Selain itu akan berfungsi sebagai garasi untuk gerobak milik PKL. 

Penulis :
Editor : redaksiwk
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News