SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Luapan air di badan jalan yang sering terjadi di Jl. Rajimin Kecamatan Sleman ketika musim hujan akan segera teratasi. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman mengalokasikan anggaran Rp 1,2 miliar untuk pembangunan saluran drainase.
Kepada wartakonstruksi.com, Kamis (6/9/2018) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Saluran Drainase, Haryadi Widodo mengatakan, saat ini sedang dikerjakan konstruksi bangunan berupa saluran drainase di Jl Rajimin dengan volume sepanjang 500 meter.
Menurut Haryadi, di lokasi itu sering terjadi luapan air saat hujan. Dari hasil pengamatan banjir diakibatkan sempitnya saluran drainase lama dan banyaknya sampah yang hanyut bersamaan air hujan dan menyebabkan tersumbatnya lobang tempat masuknya air.
Dijelaskan, struktur bangunan drainase mengunakan material berupa U-Ditch beton atau yudit beton dilengkapi sebanyak 48 sumur resapan masing-masing sedalam 3 meter dan penambahan inlet drainase terpasang di atas sumur resapan tepat berada tepi badan jalan.
"Pemasangannya disesuaikan dengan ukuran drainase lama yang sudah ada sehingga tidak ada penyempitan,” jelas Haryadi, kemarin.
Menurut dia, sumur resapan difungsikan sebagai media penampung air hujan agar tertahan di tanah menjadi air tanah. ”Harapanya luapan air hujan dapat tertampung ke dalam sumur resapan menjadi air tanah, sedikit yang terbuang,” imbuhnya.
| Penulis | : |
| Editor | : wkeditor |