Warga bersama aparat setempat sedang melakukan evakuasi.[/caption]
â€Begitu kita mendapatkan kabar, kami aparat desa setempat bersama sejumlah warga segera mendatangi lokasi kejadian untuk pendataan dan melakukan evakuasi. Banyak pihak ikut terlibat dalam penanganan kejadian tersebut, tadi ada Polsek Tempel, BPBD Sleman, relawan JKM dan Sayegan Rescue. Kita gunakan peralatan gergaji mesin agar cepat teratasi,†bebernya.
Atas kejadian tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Drs Joko Supriyanto M.Si mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi perubahan cuaca, terlebih menurut perkiraan BMKG bahwa akan terjadi puncak musim penghujan dan berpotensi angin kencang saat memasuki bulan Januari 2019 nanti.
“Kami himbau kepada masyarakat untuk lebih waspada salah satunya dengan cara memangkas pohon-pohon yang rawan roboh. Yang tak kalah pentingnya perlu pemeliharaan drainase ataupun parit di sekitar tempat tinggal,†ajaknya. (Eko Purwono)
Warga bersama aparat setempat sedang melakukan evakuasi.[/caption]
â€Begitu kita mendapatkan kabar, kami aparat desa setempat bersama sejumlah warga segera mendatangi lokasi kejadian untuk pendataan dan melakukan evakuasi. Banyak pihak ikut terlibat dalam penanganan kejadian tersebut, tadi ada Polsek Tempel, BPBD Sleman, relawan JKM dan Sayegan Rescue. Kita gunakan peralatan gergaji mesin agar cepat teratasi,†bebernya.
Atas kejadian tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Drs Joko Supriyanto M.Si mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi perubahan cuaca, terlebih menurut perkiraan BMKG bahwa akan terjadi puncak musim penghujan dan berpotensi angin kencang saat memasuki bulan Januari 2019 nanti.
“Kami himbau kepada masyarakat untuk lebih waspada salah satunya dengan cara memangkas pohon-pohon yang rawan roboh. Yang tak kalah pentingnya perlu pemeliharaan drainase ataupun parit di sekitar tempat tinggal,†ajaknya. (Eko Purwono)