SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Guna mengoptimalkan proses pelayanan, Polres Sleman membangun infrastruktur pendukung berupa gedung Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Prorotipe. Proses pembangunan sudah memasuki tahap finishing.
Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah SH SIK melalui Wakapolres Kompol Mariska Fendi Susanto SH SIK mengungkapkan, anggaran pembangunan gedung Satpas Prototipe bersumber dari Korlantas senilai Rp 13 miliar. Dana dialokasikan untuk pembangunan yang menjadi salah satu bagian fasilitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian.
Baca juga:
“Bangunan tersebut berupa Satpas Prototipe. Di Indonesia belum ada sebab di tempat lain belum ada. Ini akan menjadi percontohan. Saat ini dalam tahap finishing dan akan segera diserahterimakan,†jelas Kompol Mariska kepada
Warta Konstruksi, Kamis (27/12/2018).
Satpas Prototipe berupa bangunan tiga lantai dan terdiri dari beberapa bagian sesuai fungsi masing-masing. Lantai bawah akan difungsikan sebagai tempat ujian praktik pemohon SIM roda 4, lantai 2 untuk ruang administrasi, ujian teori dan ruang cetak SIM. Sedangkan lantai 3 untuk praktik motor.
Kepala Unit (Kanit) Regident Polres Sleman Ipda Arfita Dewi menambahkan, dengan prasarana yang lebih representatif, pihaknya akan berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai standar Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Dengan bangunan tersebut, dari segi pelayanan akan dapat dilakukan lebih cepat dan nyaman tanpa terganggu cuaca. Kalau dulu saat ujian praktek tiba-tiba hujan terpaksa harus ditunda, besok sudah tidak lagi karena areanya terlindungi,†ungkap Arfita.
Disinggung jadwal operasional gedung baru, Arfita belum bisa memasitkan lantaran masih menunggu tuntasnya pembangunan. â€Kemarin sudah dilakukan pengecekan bagian-bagian bangunan, direncanakan Desember ini sudah serah terima. Kita kan hanya sebagai pengguna bangunan saja,†terangnya.
Prasetyo Wibowo (43) warga Maguwoharjo berharap ada peningkatan pelayanan di Satpas SIM Polres Sleman. â€Semoga layanan kepada masyarakat makin optimal, tidak terkesan ribet,†harapnya.
Eko Purwono
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |