Progres Stadion Mandala Krida On the Track, Ada Detail Tak Sesuai Gambar
Selasa, 02 Oktober 2018 20:37 WIB
YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Progres pembangunan stadion Mandala Krida Yogyakarta terus berjalan. Pekerjaan pada tahap ini yang dilakukan dengan anggaran Rp 28,8 miliar disebut berjalan on the track. Sehingga stadion sudah bisa digunakan untuk pertandingan pada awal 2019. Stadion Mandala Krida saat ini sedang bersolek diri, dalam tahap finishing ini menghabiskan dana sekitar Rp 28,8 miliar. Awal tahun 2019 lapangan sepakbola di stadion tersebut sudah bisa digunakan untuk bertanding, khususnya di pagi hingga sore hari. Baca juga: "Progres pekerjaan per 23 September 2018 mencapai 77 persen. Saat ini saya belum update lagi, mungkin saat ini sekitar 80 persen. Masih on the track, malah surplus ini," ujar Dwi Wahyu, konsultan pengawas pembangunan Stadion Mandala Krida kepada wartakonstruksi.com, Selasa (2/10/2018). Proses pembangunan stadion kebanggaan warga Kota Yogyakarta dimulai sejak 2013 dan sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp 143 miliar. Proses pembangunan dimulai dari tribun penonton, fasilitas pendukung untuk difabel, hingga pembangunan pagar stadion.

Salah satu sudut bagian dalam stadion Mandala Krida yang tengah digarap PT Sasmito selaku kontraktor pelaksana. Foto: Arif K Fadholy

Menurut Wahyu, pengerjaan stadion ini lebih mudah daripada membangun gedung bertingkat karena menunggu lantai dasar jadi terlebih dahulu. Pekerjaan stadion dibagi per zona dan dilakukan berbarengan antara yang berada di dalam dan luar stadion. Di bagian dalan, pengerjaan seperti pemasangan rumput dan lintasan saat ini on progres. Sedangkan di bagian luar menunggu pengerjaan aspal selesai. "Kalau lintasan itu jadinya cepat, kalau lapangan kan nunggu rumputnya tumbuh dulu. Kalau rumput paling Desember sudah kelihatan, soalnya medianya pasir, bukan tanah jadi agak lama tumbuhnya," terangnya. Lapangan, kata Wahyu, bisa digunakan ketika akar rumput sudah kuat. Apabila dipaksanakan sebelum waktunya dipakai, maka rumput akan mudah copot dan rusak.

Dwi Wahyu, konsultan pengawas proyek pembangunan Stadion Mandala Krida. Foto: Arif K Fadholy

Secara umum, lanjut dia, tidak ada kendala terkait pembangunan stadion. Meski ia menyebut ada masalah detail seperti pengerjaan di lapangan tidak semuanya sama persis dengan yang ada digambar. Dicontohkan misalkan tinggi beton di gambar ukurannya panjangnya 50 cm, namun tidak bisa dibuat sama persis saat dipasang. “Pas tanahnya digali ada benda macam-macam sehingga ukuran harus disesuaikan kondisi tanah. pembangunan di dalam tahan itu tidak bisa diprediksi,” ungkapnya. Dia menambahkan, tahapan yang sedang berlangsung saat ini bukanlah tahap akhir. Masih ada pekerjaan lain yang menunggu seperti pemasangan lampu stadion dan food court yang akan masuk tahap berikutnya.   Jurnalis  : Arif K Fadholy Editor     : Sodik  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News