
Kondisi ruang kelas di SDN Gondang II Klaten setelah dilakukan rehab. Foto: Gonang Susatyo
Kerusakan di SDN Gondang disebabkan usia ruang kelasnya yang sudah tua. Di sini ada 6 kelas yang direnovasi dengan biaya Rp 222 juta. Sedangkan biaya rehabilitasi SDN Pakisari sebesar Rp 248 juta untuk 5 ruang kelas. Di SDN Gondang misalnya, dilakukan penggantian sebagian genteng ruang kelas. Ruang kelas juga ditinggikan dan dilakukan penggantian plafon. Rehabilitasi ruang kelas dilaksanakan selama 60 hari kalender pada September dan selesai November. Selama pengerjaan, kegiatan belajar-mengajar tetap bisa berjalan dengan baik. Pasalnya tidak semua ruang kelas langsung dikerjakan. Meski demikian, sekolah kemudian memberlakukan masuk pagi dan siang. Sebagian siswa masuk pagi. Dan kelas lain masuk siang.
Bangunan SDN Gondang II tampak dari depan. Foto: Gonang Susatyo
“Pengerjaannya memang berbarengan dengan proses belajar-mengajar. Namun tidak semua ruang kelas langsung diperbaiki. Ada tiga ruang kelas yang diperbaiki sehingga yang lain masih bisa dipergunakan. Bahkan setelah selesai bisa langsung digunakan untuk kegiatan sekolah. Jadi meski dilaksanakan di hari biasa, kegiatan belajar-mengajar tidak terganggu,†tutur Derajat. Banyak sekolah dasar di Klaten yang sesungguhnya membutuhkan perbaikan atau melengkapi fasilitas seperti perpustakaan, sanitasi dan masih banyak lagi. Namun dinas harus melakukan prioritas dalam pemenuhan kebutuhan. (Gonang Susatyo/Sodik)| Penulis | : |
| Editor | : wkeditor |