
Selama bertahun-tahun ruas jalan ini dibiarkan rusak, padahal menjadi penghubung Dukuh Jetak Lor dan Kampung Gunungan. Jalan juga jadi jalur alternatif baik bagi roda 2 maupun 4. Foto: Gonang Susatyo
Namun kabar baik yang ditunggu akhirnya datang, kerusakan jalan itu segera diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan memanfaatkan dana hibah dari pemerintah pusat untuk kelurahan. Rencananya jalan tersebut akan diaspal sehingga bisa kembali mulus. Di tahun 2019, setiap kelurahan mendapatkan dana hibah sebesar Rp 350 juta. Hanya, dana tersebut tidak sepenuhnya dipergunakan untuk pengaspalan jalan yang menghubungkan Jetak Lor dan Kampung Gunungan itu.
Perbaikan jalan yang rusak bertahun-tahun rusak baru direncanakan dilakukan setelah pesta demokrasi, April, mendatang. Foto: Gonang Susatyo
“Dana hibah tidak hanya untuk pengaspalan jalan yang menghubungkan dua daerah itu. Dana juga untuk pos-pos yang lain. Untuk jalan itu memang harus diperbaiki. Ini jadi prioritas yang harus digarap,†kata Sekretaris RW 13 Gunungan Baru, Barenglor, Sunuwoto. Selain diaspal, juga sedikit dilebarkan. Untuk pengerjaannya, kelurahan masih menunggu turunnya dana tersebut. Dana kemungkinan diturunkan pada April setelah kegiatan politik , pemilihan presiden dan legislatif. “Lebih cepat tentu lebih baik. Dengan demikian bisa langsung dilakukan pengaspalan jalan. Pengerjaannya akan dilakukan kelurahan. Jadi, kami terima jadi. Warga sudah menerima jalan yang mulus karena diaspal,†ujarnya.| Penulis | : |
| Editor | : wkeditor |