SABAR: Jalan Rusak di Barenglor Ini Baru Diperbaiki Usai Pesta Demokrasi
Senin, 18 Maret 2019 07:59 WIB

Jalan rusak klaten 1

KLATEN (wartakonstruksi.id) – Kabar baik menghampiri warga Jetak Lor dan Kampung Gunungan. Jalan penghubung yang ada di Kelurahan Barenglor, Kecamatan Klaten Utara bakal segera diperbaiki setelah bertahun-tahun dibiarkan rusak. Beberapa titik yang rusak kian melebar karena tak kunjung diperbaiki. Buruknya kondisi jalan jelas merepotkan pengguna jalan. Apalagi, lebar jalan hanya sekitar 1,5 meter dan hanya cukup untuk kendaraan dari satu arah. Bila berpapasan dua mobil, maka salah satunya harus mengalah karena jalan tidak cukup untuk dilalui. [message title="Baca Juga :" title_color="#ffffff" title_bg="#515151" title_icon="fa-book-open" content_color="#0c0c0c" content_bg="#dddddd" id=""] [/message] Dari pantauan wartakonstruksi.com, beberapa titik kerusakan di jalan itu sudah melebar. Terutama di musim penghujan ini yang mengakibatkan genangan air bertambah besar. Saat jurnalis media ini di lokasi, tampak pengendara sepeda motor memilih berhenti untuk memberi kesempatan pengendara sepeda yang mengambil sisi kanan jalan karena menghindari jalan yang rusak. Entah apa yang dilakukan pemerintah setempat karena selama bertahun-tahun, jalan dengan panjang sekitar 200 meter itu dibiarkan tanpa perbaikan. Padahal, jalan tersebut termasuk padat karena sering digunakan untuk jalan pintas. Tak hanya sepeda motor, kendaraan roda empat pun kerap melintasinya. Apalagi di sepanjang jalan itu tengah dibangun sejumlah rumah.

Selama bertahun-tahun ruas jalan ini dibiarkan rusak, padahal menjadi penghubung Dukuh Jetak Lor dan Kampung Gunungan. Jalan juga jadi jalur alternatif baik bagi roda 2 maupun 4. Foto: Gonang Susatyo

Namun kabar baik yang ditunggu akhirnya datang, kerusakan jalan itu segera diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan memanfaatkan dana hibah dari pemerintah pusat  untuk kelurahan. Rencananya jalan tersebut akan diaspal sehingga bisa kembali mulus. Di tahun 2019, setiap kelurahan mendapatkan dana hibah sebesar Rp 350 juta. Hanya, dana tersebut tidak sepenuhnya dipergunakan untuk pengaspalan jalan yang menghubungkan Jetak Lor dan Kampung Gunungan itu.

Perbaikan jalan yang rusak bertahun-tahun rusak baru direncanakan dilakukan setelah pesta demokrasi, April, mendatang. Foto: Gonang Susatyo

“Dana hibah tidak hanya untuk pengaspalan jalan yang menghubungkan dua daerah itu. Dana juga untuk pos-pos yang lain. Untuk jalan itu memang harus diperbaiki. Ini jadi prioritas yang harus digarap,” kata Sekretaris RW 13 Gunungan Baru, Barenglor, Sunuwoto. Selain diaspal, juga sedikit dilebarkan. Untuk pengerjaannya, kelurahan masih menunggu turunnya dana tersebut. Dana kemungkinan diturunkan pada April setelah kegiatan politik , pemilihan presiden dan legislatif. “Lebih cepat tentu lebih baik. Dengan demikian bisa langsung dilakukan pengaspalan jalan. Pengerjaannya akan dilakukan kelurahan. Jadi, kami terima jadi. Warga sudah menerima jalan yang mulus karena diaspal,” ujarnya.
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News