YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Kepolisian Resor Kota Yogyakarta dan Dinas Perhubungan setempat melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup dan mengalihkan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Rekayasa lalu lintas dimulai pada 31 Desember pukul 15.00 hingga dini hari.
"Pengalihan dan rekayasa lalu lintas yang kami lakukan pada 31 Desember 2018 merupakan kegiatan menjelang akhir tahun. Semoga ini bisa disosialisasikan kepada masyarakat," ucap Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, Kompol Dwi Prasetyo, kemarin.
Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas pada pukul 15.00 WIB dilakukan di ring pertama Jalan Malioboro, Pasar Kembang, dan Garduanim. Sedangkan pada jam 17.00 yang ditutup di ring kedua di kawasan Gramedia, simpang Legend, Jalan Mataram, Jalan Panembahan Senopati, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Jl Bhayangkara, Jlagran, A Takrib, Pingit, dan Tugu.
Baca juga:
Kemudian pada pukul 19.00 WIB yang akan ditutup adalah ruas jalan di ring ketiga yakni Galeria, Sentul, Tungkak, JTT, JTB, Wirobrajan, BPK, Jatikencana, Boplaz, Jetis, Mirota Kampus, dan Bunderan UGM.
Di daerah terluar, Polres Yogyakarta juga bekerja sama dengan Polres Sleman dan Polres Bantul. Pada pukul 17.00 di daerah Maguwoharjo, Badran, Janti, Dongkelan, dan seputaran ring road, truck dan bus besar tidak boleh masuk wilayah Kota Yogyakarta hingga pukul  01.00 dini hari.
"Kita lihat dinamika di lapangan dan harus sinergis dengan dinas terkait untuk membagi personel di beberapa titik. Hal itu dikarenakan kami tidak bisa melakukannya sendiri," ujar Dwi.
Dia berharap, pada pukul 15.00 sudah tidak ada lagi kendaraan apapun masuk ke Jalan Malioboro karena pihaknya sudah mulai melakukan pembersihan. Kalau masyarakat tidak mengindahkan imbuan tersebut, Polresta Yogyakarta siap menilang bagi yang melanggar.
Pada perayaan tahun baru sebelum-sebelumnya, ada tiga titik yang paling ramai yakni kawasan Tugu, titik nol Kilometer, dan Alun-alun Utara. Setelah perayaan, jalan-jalan yang ditutup tersebut akan dibuka perlahan-lahan yang dimulai dari sekitar pukul 01.00 WIB.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Golkari Made Yulianto menambahkan, pihaknya mengimbau agar masyarakat dapat menikmati tahun baru di Kota Yogyakarta dengan suasana yang ada seperti saat ini yang didominasi keramaian dan kemacetan. Masyarakat juga diimbau agar mengikuti arahan petugas di lapangan agar lalu lintas lancar dan terkendali.
"Saya menghimbau masyarakat agar memarkir kendaraannya di kantong-kantong parkir yang agak luar Malioboro seperti Ngabean dan lainnya. Kalau di dekat Malioboro saya jamin gak akan bisa keluar cepat," ujar Golkar.
Dia menerangkan, tahun lalu ada 4 juta pengunjung yang datang. Pihaknya memprediksi tahun ini lebih dari angka tersebut. Selain itu pihaknya akan menertibkan parkir liar, dikarenakan kemacetan muncul salah satunya karena ada parkir liar.
(Arif K Fadholy/Sodik)
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |