SEMBRONO: Tumpukan Tanah Bekas Proyek di Jl Ateka Timur Dibiarkan Menumpuk
Sabtu, 29 Desember 2018 11:27 WIB

Jl Ateka Timur 1

BANTUL (wartakonstruksi.id) - Jalan Ateka Timur merupakan jalan akses utama penghubung kawasan perumahan di wilayah Bantul bagian Timur. Karenanya sudah semestinya mendapat perhatian karena jalan di kawasan tersebut terbilang masih sempit. Belum lama ini pemerintah kabupaten Bantul mengalokasikan anggarannya untuk penguatan talud jalan Ateka Timur. Namun sayang tidak diketahui berapa nilainya dan siapa pelaksananya sebab ketika media ini berada dilokasi, Sabtu (29/12/2018) tidak ditemui papan proyek kegiatan. Padahal papan proyek merupakan identitas suatu proyek. "Proyek sudah selesai sekitar seminggu yang lalu, katanya sih proyek bantuan dari kabupaten," ujar Sungkowo, salah seorang warga yang sedang berteduh di gang yang menuju perkampungan. Baca juga: Menurut Sungkowo, warga menyambut baik adanya proyek tersebut karena akan berdampak positif bagi warga, sebab badan jalan nantinya  akan menjadi lebar sehingga lalu lintas akan semakin lancar. "Lalu lintas sekitar sini cukup ramai, soalnya banyak perumahan bagus dibangun di wilayah ini," terangnya. Namun ia menyayangkan. Pasalnya paska pembangunan tidak dilakukan pembersihan, masih terdapat banyak tumpukan tanah di sepanjang badan jalan. Kondisi ini tentu menjadi riskan menimbulkan kecelakaan, sebab jika hujan deras permukaan jalan menjadi licin.

"Setelah proyek rampung kudune ya ada pembersihan supaya tumpukan rata dengan jalan. Kalau bersih kan rapih, tidak mengganggu pengguna jalan, soale nek udan deres jalan jadi licin," ungkapnya. Pantauan media ini, panjang badan jalan yang tampak kumuh karena belum dibersihkan hampir separuh dari panjang proyek pembangunan talud tersebut, sampai berita ini direalise belum ada tanggapan dari pihak terkait Direktur Eksekutif Aliansi Pengawas Konstruksi (APK), Baharuddin Kamba, meminta kontraktor segera meratakan sisa tanah bekas galian di proyek tersebut. “Jangan menunggu ada korban dulu baru dibersihkan. Kontraktor jangan sembrono,” tegas Kamba. Red
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News