SPAM Kampus UGM Akan Dilengkapi Solar Cell
Minggu, 08 Juli 2018 10:53 WIB
SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Guna optimalisasi  Sistem Penyediaan Air Minum Kampus Universitas Gadjah Mada (SPAM kampus UGM) yang telah terbangun, rencananya  tahun 2018 ini  akan dilengkapi fasilitas solar cell atau panel surya yang ditempatkan di seputaran Wisdompark UGM , Desa Caturtunggal, Depok, Sleman. Penambahan sarana pendukung ini dimanfaatkan sebagai sumber tenaga listrik untuk menghemat daya listrik pada instalasi penyedia air sistem ultra filtrasi yang  didirikan sejak  tahun 2014.  Untuk merealisasikan energi terbarukan berupa listrik tenaga surya itu, anggaran sebesar Rp 7,2 miliar sudah diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. “Untuk mengoptimalkan SPAM kampus UGM yang telah terbangun dan telah beroperasi, direncanakan pada tahun ini akan dilengkapi solar cell untuk mendukung kelistrikan, letaknya di seputaran Wisdompark UGM atau lembah UGM ,”kata Hardjono Sudjanadi selaku Tenaga Ahli Konsultan Pendampingan SPAM Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR menerangkan kepada wartakonstruksi.com, Sabtu (7/7/2018). [caption id="attachment_1752" align="aligncenter" width="542"] Hardjono Sudjanadi. Foto : Eko P[/caption] Menurut Sudjanadi, bersamaan pembanguan tenaga surya, nantinya akan direlalisasikan  pula pengembangan jaringan berupa  penambahan jumlah instalasi  water fountain dan water dispenser.”Proposalnya telah kami terima pada 18 Mei 2018, dengan anggaran sebesar Rp 7,2 miliar, rencana pelaksanaannya di tahun 2018 ini,”jelas pemerhati air minum ini. Pihaknya mengatakan bahwa kebutuhan air minum bagi masyarakat selalu mengalami peningkatan.”Kami berupaya untuk memenuhi kebutuhan pelayanan air minum bagi masyarakat, target mencapai 100 persen di tahun 2019,salah satu upaya melalui SPAM kampus UGM ini, untuk jaringan di UGM ini dapat mensuplai air bersih kepada 60 ribu pemakai, terdiri mahasiswa dan karyawan, ”beber pria pemilik sertifikat keahlian yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional. [caption id="attachment_1753" align="aligncenter" width="428"] Danang Aji Kurniawan. Foto : Ist.[/caption] Terpisah, Danang Aji Kurniawan selaku Supervisor SPAM Toya Gama UGM, berharap penambahan fasilitas tenaga surya akan berdampak terhadap penghematan daya listrik yang selama ini disuplai dari PLN. ”Selain penghematan daya listrik yang selama ini mengunakan sumber listrik dari PLN,  dengan penerapan  solar cell diharapkan menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa dan masyarakat umum, semoga bisa direalisasikan segera di tahun ini,”minta dia. Ditambahkannya, guna memaksimalkan penggunaan air bersih di lingkungan UGM akan dilakukan penambahan fasilitas, sebelumnya telah dipasang  sebanyak 12 water dispenser dan 50 water fountain.”Kita ajukan proposal ke Kementerian PUPR untuk  pengembangan jaringan dengan penambahan sebanyak 31 water dispenser dan 29 water fountain, sebab instalasi yang selama ini ada dirasa masih kurang,”tambah Danang. (Redaksi WK)
Penulis :
Editor : editorwk
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News