Talud Dusun Brajan Kurang Panjang, SDA Bantul Tak Jamin ada Proyek Lanjutan
Selasa, 16 Oktober 2018 10:00 WIB
BANTUL (wartakonstruksi.com) – Warga Dusun Brajan Wonokromo berharap pembangunan talud wilayahnya bisa dilanjutkan. Sebab talud yang dibangun sekarang dinilai belum tuntas karena masih menyisakan ancaman banjir bagi warga yang tinggal di dekat talud. "Yang ujung utara malah belum dibangun. Semoga tahun depan bisa dilanjutkan. Soalnya kalau gak diteruskan, nanti airnya ke arah sini," ujar Anwar (37), Warga Dusun Brajan RT 05 kepada wartakonstruksi.com, belum lama ini. Proyek pembangunan talud di Brajan dan Wonokromo 1 yang panjangnya sekitar 130 meter itu merupakan salah satu proyek dalam satu paket perkuatan tebing yang ada di Kelurahan Wonokromo. Proyek lainnya dalam paket tersebut yakni perkuatan tebing di belakang Langgar Kuning Dusun Ketonggo sepanjang 9,5 meter, lalu pembangunan talud di bendungan Dusun Pandes sepanjang 14,6 m. Baca juga: Proyek senilai Rp 460 juta itu digarap CV Bintang Abadi. Proyek dijadwalkan selesai dalam 90 hari, terhitung mulai 21 Juli 2018 hingga 28 Oktober 2018. Anwar mengaku senang dengan adanya pembangunan talud, namun di sisi lain ia juga sangat berharap kekurangan pembangunan itu bisa diselesaikan. Sebab jika tidak, rumahnya bisa tergenang air. "Kalau sungai kecil di barat itu meluap, larinya juga ke sini," kata Anwar. Selain kurang panjang sekitar 20 meter, Anwar juga berharap agar talud yang di bagian ujung utara itu lebih ditinggikan sedikit lagi. Dia juga berharap kontruksi talud tersebut kuat dan tahan lama.

Talud ini masih menyisakan ancaman bagi warga yang tinggal tak jauh dari lokasi. Meski begitu belum ada kepastian proyek akan dilanjutkan. Foto: Arif K Fadholy

Warga RT 03 Dusun Brajan, Budi Santoso (62) tak jauh berbeda. Ia juga berharap talud dapat dituntaskan hingga selesai. "Masih kurang 20 meter lagi. Harapannya ya sampai selesai pembangunannya," katanya. Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Pengamatan Pengairan Winongo Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kabupaten Bantul, Danar Sukhmawan ST, mengaku belum tahu apakah proyek akan dilanjutkan lagi tahun depan atau tidak, khususnya di Dusun Brajan yang dinilai kurang panjang. “Kalau yang di daerah Brajan-Wonokromo kami belum tahu apakah dilanjut tahun depan atau tidak. Tapi justru di hilir Sungai Belik, tepat di areal Taman Glugut akan dibangun talud. Tetapi belum tahu kapan dan panjangnya berapa. Dengar-dengar rencananya seperti itu," katanya.   Jurnalis : Arif K Fadholy Editor     : Sodik  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News