KULONPROGO (wartakonstruksi.com) - Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) akan melakukan pengecekan terkait talud Sungai Progo yang jebol tepatnya di wilayah Brosot, Kulonprogo. Talud jebol hamper setahun terakhir ini dan belum tersentuh perbaikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kulonprogo, Gusdi Hartono menegaskan, masalah talud jebol bukanlah wewenang Pemkab Kulonprogo. “Terkait itu, BBWSSO yang lebih berwenang karena berhubungan dengan aliran sungai," ucap Gusdi, kemarin.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Tri Bayu Aji mengatakan, pihaknya akan mengecek talud yang diketahui sudah jebol 10 bulan lebih itu. "Kami cek dahulu. Mudah-mudahan (talud jebol di Sungai Progo) sudah masuk dalam program MYC (multi years contract) tahun ini," katanya singkat.
Baca juga:
Jurnalis Wartakonstruksi.com memantau langsung kondisi tanggul jebol. Dari penuturan warga sekitar, tanggul yang memprihatinkan itu jebol sudah hampir setahun, tapi belum ada tindakan apa-apa dan terkesan dibiarkan. Sebelum jebol, talud sempat bolong yang terjadi sekitar dua tahun yang lalu.
Di seberang talud jebol terlihat talud masih berdiri yang masuk wilayah Srandakan. Akan tetapi, bagian bawah terlihat bolong yang cepat atau lambat akan senasib dengan talud jebol di Brosot.
Hal itu disebabkan pasir sungai yang turun karena maraknya penambangan pasir di wilayah tersebut. Wilayah yang masih banyak penambangan pasir di antaranya Nepi, Kranggan, Jati, dan Banaran. Di wilayah Brosot saat ini hanya untuk lewat truk-truk pengangkut pasir dan alat berat.
Penambang rakyat memakainya diesel yang berukuran 5 PK, yang mengeruk pasirnya tidak terlalu banyak. Namun, perusahaan tambang pasir besar memiliki mesin penyedot yang mengambil pasir dengan kapasitas yang besar, sehingga menyebabkan dasar sungai cepat turun.
Dasar dan air Sungai Progo yang turun juga mengakibatkan banyak sumur warga di wilayah Brosot kehabisan air sumur, khususnya pada Lebaran 2018 lalu
Jurnalis : Arif K Fadholy
Editor   : Sodik
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |