SLEMAN (wartakonstruksi.id) – Taman Tirta Marta yang berada di pusat pemerintahan Kabupaten Sleman sebenarnya cukup strategis apabila digarap dengan baik. Tapi sayang, kondisinya kini sangat menyedihkan. Taman dalam kondisi mangkrak, sedangkan Pemdes Tridadi selaku pemilik lahan tidak bisa berbuat banyak.
Dari hasil pantauan jurnalis wartakonstruksi.com di lapangan terlihat taman yang di bagian tengahnya terdapat kolam dalam ukuran besar, kini airnya mulai surut. Sementara bangunan-bangunan di sisi timur dan selatan kolam nampak kumuh seperti tidak terawat lagi. Sampah dedaunan berserakan.
Di bagian pintu utara terbentang beberapa batang bambu menutupi akses jalan menuju bangunan utama yang berbentuk rumah kapal. Kondisi ini tentu sangat ironis karena taman berada di pusat ibukota Kabupaten Sleman.
Baca juga:
Salah satu warga bernama Iskandar mengungkapkan, tanah di mana taman berada berupakan aset milik Desa Tridadi dan masih dikelola pihak ketiga. â€Ini masih menunggu habis kontrak, tanahnya milik Tridadi, kalau yang menabur ikan dari kabupaten. Denger-denger mau disewa investor lain.
Eman-eman to kan bisa buat tempat wisata,†kata Iskandar.
Senada diungkapkan oleh Hari, salah satu pemancing yang kebetulan sedang berada di tepi kolam. â€Saya sering mancing di sini, sudah lama kok lokasi ini tidak diurusi,†katanya.
Pemerintah  Desa Tridadi sendiri tidak bisa berbuat banyak lantaran status tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 m2 di lokasi tersebut masih disewa investor hingga tahun 2024 mendatang. Kontrak berlaku selama 30 tahun dimulai pada 1975 silam.

Kepala Desa (Kades) Tridadi, Kabul Mudji Basuki ditemui di kantornya Jl. Parasamya No 44 Tridadi mengatakan, pihaknya pernah menawarkan opsi agar dilakukan oper kontrak kepada investor lain yang lebih serius berkeinginan mengembangkan lokasi itu agar tidak terkesan mangkrak. Namun penyewa tetap berniat akan membangunnya.
â€Info terakhir katanya mau dibikin hotel dilengkapi rumah makan apung pada tanah yang sudah dibeli penyewa lahan. Desainya juga sudah disampaikan kepada kami. Tanah di sisi barat kolam sudah dibeli penyewa. Sedangkan sisi timur dan selatan merupakan tanah kas desa,†jelas Kabul.
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |