Telaga Potorono Diperbaiki Setengah Hati, Ka BLH Klaim Sudah Beres
Jumat, 07 September 2018 09:40 WIB
BANTUL (wartakonstruksi.com) – Kerusakan pada Telagadesa Potorono di Padukuhan Salakan, Potorono, Banguntapan akhirnya diperbaiki. Tapi sayang, perbaikan yang dilakukan kontraktor CV Bintang Pratama terkesan asal-asalan. Meski begitu, Kepala BLH DIY mengklaim perbaikan sudah beres. Wartakonstruksi.com pertama kali memberitakan perihal kerusakan ini pada awal September lalu. Dari hasil pantauan di lapangan, telaga yang dibangun dengan anggaran Rp 1,9 miliar itu terlihat mengalami kerusakan. Pada beberapa titik, pemasangan grassblock terlihat tidak rapi.

Bekas perbaikan pada kerusakan di Telaga Potorono terlihat masih baru. Foto: Dok WK

Bahkan pada sisi bagian selatan terlihat grassblok yang amblas ke dalam dan tidak lagi menyatu dengan grassblock yang ada di sampingnya. Pemandangan ini jelas mengganggu dan memperlihatkan pemasangan yang dilakukan tidak sempurna. Media ini kemudian mengonfirmasi apakah sudah ada perbaikan terhadap kerusakan oleh kontraktor melalui pesan WhatsApp. Kepala BLH Tri Mulyono MM kemudian memberikan jawaban singkat ‘Sudah Beres’.

Entah disengaja atau tidak, tapi pemandangan seperti ini cukup mengganggu. Foto: Dok WK

Jumat (7/9/2018), media ini kembali mendatangi lokasi guna memastikan perbaikan telah benar-benar dilakukan. Hasilnya memang terlihat adanya perbaikan, namun rkesan asal-asalan. Tampak jelas bekas adukan semen yang digunakan untuk menambal grassblock yang renggang. Juga terlihat jelas, bekas adukan yang digunakan menutup lubang menganga bekas grassblock yang amblas. Pada beberapa titik, bekas adukan terlihat berceceran dan masih tampak baru.

Bekas adukan semen terlihat telas digunakan menambal konblok yang rusak di salah satu sudut telaga. Foto: Dok WK

Pada bagian lain di sepanjang telaga, media ini menemukan banyak hal. Salah satunya pemasangan konlok yang tidak sempurna terutama yang berada di sekitar tiang lampu. Beberapa tambalan konblok dengan semen kasar juga terlihat masih baru. Beberapa kerusakan kecil lain, malah terlihat belum diperbaiki. Brigadir Polisi Agus S yang biasa berolahraga di lokasi mengaku sering datang ke Telaga Potorono mengatakan, hampir setiap pekan ia datang ke telaga itu bersama istri untuk berolahraga. Ia lebih menyoroti konblok yang dianggap kurang nyaman untuk jogging pagi.

Tambalan semen digunakan untuk menutup celah yang terlihat rusak pada telaga yang umurnya belum sampai satu tahun. Foto: Dok WK

"Biasanya nganter istri senam, sekalian sepedaan atau jogging. Lintasan untuk joggingnya kurang nyaman," ucapnya. (Redaksi WK) Data Telagadesa Potorono Dibangun : 2017 Luas          : 4800 m2 Anggaran : Rp1,9 Miliar Lokasi       : Pedukuhan Salakan, Potorono, Banguntapan      
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News