Telagadesa Baturetno: Tinggal Satu Bulan, Pekerjaan Baru 44 Persen
Selasa, 06 November 2018 06:17 WIB
YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Dari lima telagadesa yang semula dijadwalkan dibangun tahun ini, hanya Telagadesa Baturetno yang sudah terealisasi. Sedangkan empat lainnya gagal direalisasi karena terganjal persoalan administrasi. Proses pekerjaan sempat terhambat banyaknya mata air di lokasi. Pengawas Lapangan Telagadesa Baturetno, Nur mengatakan, pada Sabtu lalu realisasi pekerjaan pembangunan proyek yang digarap dengan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar, mencapai 44 persen. "Hambatannya itu air, soalnya ada tuk (mata air). Dulu begitu digali tuknya banyak. Misalnya sekarang digali, besok sudah penuh airnya. Kemarin itu mesin pompa airnya 4 buah. Soalnya harus disedot kalau enggak, cepat sekali penuhnya," ucap kata Nur saat ditemui di lokasi pembangunan, Senin (5/11/2018). Baca juga: Dia menerangkan, pembangunan telagadesa yang digarap CV Maha Karya dimulai pada awal Agustus 2018 dan berencana berakhir pada 21 November 2018. Selain telagadesa, nantinya di sisi bagian selatan akan dilengkapi gazebo. Selain itu, lanjut Nur, di sisi utara direncanakan ada lahan terbuka hijau. Di pinggir telaga, disiapkan juga jogging track bagi pengunjung yang ingin mengitari telaga dan berolahraga di telagadesa yang memiliki  panjang sisi barat sekitar 100 meter, bagian utara 32 meter, dan bagian selatan 45 meter. Telaga akan dibuar berbentuk seperti huruf P. Untuk tenaga kerja setiap harinya sebanyak 42 orang. Pekerja terdiri dua grup, pertama dari warga sendiri yang berjumlah 21 orang dan sisanya pekerja dari pemborong atau CV Maha Karya.

Realisasi pekerjaan proyek telagadesa Baturetno baru mencapai 44 persen padahal sisa waktu tidak sampai satu bulan. Foto: Arif K Fadholy

"Kami juga memberdayakan warga sekitar dan dari pemborong sendiri. Kalau warga 6 hari kerja, kalau yamg pemborong ada yang 7 hari kerja atau lembur. Jam kerjanya kalau yang warga jam 8 - 16 sore, kalau yang pemborong dari jam 8 bisa sampai jam 6 malah bisa sampai jam 9 dan 10," paparnya. Nur berharap, pembangunan cepat selesai dan hasilnya agar bisa dirasakan manfaatnya oleh warga. “Kalau dikerjakan hingga malam terus, pihaknya optimistis bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya.. Seorang Warga RT 08 Dusun Wiyoro Kidul Rahardjo (37) mengaku sangat mendukung pembangunan telagadesa Baturetno. "Soalnya untuk kemajuan warga dan bisa menaikkan ekonomi warga. Ini pengerjaannya sekitar 4 bulan, sekitar akhir tahun selesainya," katanya. (Arif K Fadholy)  Data Proyek Telagadesa 2018 Telagadesa Caturharjo HPS : Rp 1.199.844.000,00 Pemenang lelang : CV. ANEKA ADIJASA Penawaran : Rp 891.229.000,00 Status  : Gagal direalisasi Telagadesa Dusun Bandulan Sukoharjo HPS : Rp 875.529.769,37 Pemenang lelang : CV. BUNGA PADI Penawaran : Rp 655.946.744,56 Status : Gagal direalisasi Telagadesa Sidomoyo HPS : Rp 1.541.049.000,00 Pemenang lelang: CV. ANEKA ADIJASA Penawaran : Rp 1.300.809.000,00 Status : Gagal direalisasi Telagadesa Pokoh Dlingo HPS : Rp 1.348.228.511,45 Pemenang lelang : CV ATMO PUTRO Penawaran : Rp 1.097.794.621,10 Status : Gagal direalisasi Telagadesa Baturetno HPS Rp 2.036.708.000,00 Pemenang lelang : CV Maha Karya Penawaran : Rp 1.630.404.000,00 Status : Terealisasi, pekerjaan capai 44 persen    
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News