Terhambat Gambar Tak Sesuai Lokasi, Proyek Drainase Wonosidi Kidul Dikebut
Minggu, 30 September 2018 13:52 WIB
KULONPROGO (wartakonstruksi.com) – Kontraktor pelaksana proyek drainase tahap dua di Wonosidi Kidul mulai mempercepat pekerjaan. Proyek senilai Rp 1,5 miliar yang digarap CV Dilah Sari sempat terhambat karena gambar yang dibuat tidak sesuai lokasi. Akibat ketidaksesuaian itu, gambar harus dibuat ulang yang berakibat pada mundurnya proses pengerjaan proyek. “Seharusnya mulai sebulan lalu, tapi baru mulai dua minggu dan sekarang baru 20 persen,” ucap Agus Setiawan, pelaksana pembantu saat ditemui oleh wartakonstruksi.com di lokasi, kemarin. Baca juga: Drainase yang dibangun memiliki panjang 116 meter. Pada bagian atasnya akan ditutup dengan cor dan atasnya akan dibuat jalan untuk warga. Jalan yang dibuat di atas drainase awalnya berukuran 60 meter, namun karena ada penyempitan, maka jalannya akan lebih panjang. Agus berharap, pembangunan drainase itu bisa bermanfaat untuk warga. Pembangunan drainase diharapkan dapat memperlancar aliran air serta dapat mengurangi sampah dan bau tidak sempat. “Pada awal pekerjaan dahulu, di saluran drainase ini banyak sekali sampah, lumpur, serta bau yang menyengat. Lumpurnya waktu digali sekitar dua meter tingginya. Namun setelah digali, aromanya itu berkurang drastis,” terangnya. Proyek drainase dengan anggaran Rp 1,5 miliar ini sempat terhambat karena gambar tidak sesuai dengan lokasi. Progres pekerjaan baru mencapai 20 persen. Foto: Arif K Fadholy Selain drainase, CV Dilah Sari juga memperbaiki saluran air yang berada di sisi barat drainase yang progress pekerjaanya telah mencapai 70 persen. Sedangkan di timur drainase akan dilanjutkan perbaikan dan penggantian konblok pada ruas jalan Wonosidi Kidul RT 04. Mandor proyek, Ngadiman menambahkan, proyek jalan yang akan diperbaiki panjangnya mencapai  300 meter. "Jalan yang akan diperbaiki tersebut awalnya akan dikeruk dengan kedalaman 1,5 meter. Itu untuk saluran menghubungkan ke selokan dan ini untuk aliran air WC, cucian, dan sebagainya karena di ujungnya ada selokan," katanya. Ditambahkan Isah (53) Warga Wonosidi Kidul RT 04 bahwa pada awalnya sebelum diperbaiki drainase  terlihat kumuh dan jelek. Dia sebagai warga sekitar merasa senang dengan adanya pembangunan itu. "Bersyukur dan terima kasih. Kalau diperbaiki kan dilihat enak dipandang. Sampai saat ini lancar-lancar aja, aman-aman aja. Harapannya airnya enggak naik lagi kayak dulu," ujar Isah.   Jurnalis : Arif K Fadholy Editor     : Eko Purwono  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News