Ternyata, Rumah Kupu-Kupu UGM Sudah Beralih Fungsi Jadi Gudang
Kamis, 22 November 2018 07:45 WIB
SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Rumah kupu-kupu yang dibangun di seputaran Wisdompark Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Caturtunggal Kecamatan Depok kini beralih fungsi menjadi gudang, pemandangan ini telah berlangsung sekitar 3 tahun. Pada awal pendiriannya, bangunan konstruksi kubah berbentuk kepongpong ini dimanfaatkan sebagai laboratorium koleksi serangga dan wahana konservasi spesies kupu-kupu. Baca juga: “Bangunan itu sekarang dimanfaatkan sebagai gudang, dulunya untuk rumah kupu-kupu dan di lantai dua sebagai ruang gardener (tukang kebun- red),” jelas salah satu petugas keamanan kampus bernama Danar Wahyu ketika ditemui wartakonstruksi.com di lokasi, Rabu (21/11/2018). Menurut ia, semenjak tidak difungsikan bangunan yang berdampingan dengan gedung SPAM Toya Gama Center itu pernah  akan dimanfaatkan sebagai kantor namun urung dilakukan. ”Menggangurnya sekitar 3 tahun, kalau soal kapan dibangun saya kurang paham,” ungkap dia.

Rumah kupu-kupu ini beralih fungsi menjadi gudang. Bangunan tidak lagi difungsikan sebagai rumah kupu-kupu sejak 3 tahun terakhir. Foto: Eko Purwono

Terpisah, Danang Aji Kurniawan selaku Supervisor SPAM Toya Gama UGM mengaku belum mengetahui secara jelas perihal status pengelolaan bangunan antik tersebut. ”Pengelolaanya masih belum jelas, antara Biologi dan pihak Wisdompark,” ucap Danang. Sementara Dwi Purnawati, warga Padukuhan Pogung Dalangan menyayangkan alihfungsi bangunan tersebut dan berharap dapat dimanfaatkan kembali sebagai sarana edukasi sekaligus hiburan.

Bangunan masih berdiri megah dan sempat menjadi bagian dari taman kupu-kupu sekaligus taman kupu-kupu ketiga di Indonesia saat awal berdiri. Foto: Eko Purwono

”Lha setahu saya masih dimanfaatkan sebagai rumah kupu-kupu. Wahana seperti itu diperlukan terutama bagi anak guna menambah pengetahuan serta mengurangi dampak negatif ketergantungan gadget,” katanya. Hasil penelusuran dari berbagai sumber, taman kupu-kupu itu sudah ada sejak 2002 silam dan digagas Fakultas Biologi UGM. Saat itu, taman kupu-kupu UGM menjadi taman kupu-kupu ketiga yang ada di Indonesia. (Eko Purwono/Sodik)  
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News